korban saat di Polsek Delitua

DELITUA-M24

Teti Khairani (57), warga Desa Suka Makmur, Kec Delitua, Kab Deliserdang harus berurusan dengan pihak kepolisian. Wanita uzur ini disebut menipu lima tetangganya.
Nenek Teti dijemput personel Unit Reskrim Polsek Delitua, Minggu (1/9) sekitar pukul 23.00 WIB.

Informasi diperoleh wartawan, Senin (2/9) di Mapolsek Delitua, pelaku awalnya mendatangi tetangganya, Ida (45) untuk berinvestasi dalam bentuk sembako. Keuntungan berlipat ganda yang dijanjikan membuat Ida tergiur kemudian memberikan uang Rp1,5 juta secara bertahap.
Ida kemudian mengajak tetangganya Sumiarti (56) untuk ikut berinvestasi.
Pada 16 Agustus 2019, Nenek Teti datang ke rumah korban. Di situ ia memberitahukan cara menginvestasikan dan keuntungan berlipat ganda yang akan didapat. Mendengar ucapan pelaku, korban pun tergiur dan memberikan uang Rp1 juta sebagai panjar.
Tanggal 18 Agustus 2019, pelaku kembali mendatangi korban Sumiarti ke rumahnya. Di situ, pelaku kembali meminta uang kepada korban uang sebesar Rp11 juta. Dengan alasan akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar, korban langsung memberikan uang tersebut secara bertahap. Penyerahan uang ditulis dalam sebuah kertas dan bermaterai.
Sampai pada waktunya, 24 Agustus 2019, korban mendatangi pelaku untuk menagih modalnya kembali. Ketika didesak, pelaku hanya mengatakan, ‘nanti, nanti’.
Karena jawaban yang tidak memuaskan, korban pulang. Puncaknya, Minggu (1/9) malam. korban bersama lima korban lainnya mendatangi rumah pelaku untuk meminta uang mereka kembali. Namun, Teti tidak bisa mengembalikannya.
Para korban lalu menghubungi Kepada Desa Suka Makmur yang selanjutnya menghubungi pihak Polsek Delitua.
Selain Ida dan Sunmiarti, beberapa korban lainnya yaitu Aulia (25) kerugian sebesar Rp2 juta.

Salah seorang korban mengatakan, kami setiap bicara sama pelaku itu tetap menuruti apa yang di katakannya. “Kami rasa, nenek itu pakai ilmu pengasih, makanya kami semua nurut,” kata korban di Polsek Delitua.

Loading...

Kapolsek Delitua, Kompol Efianto SH melalui salah seorang petugas membenarkan adanya laporan korban dan diamankannya pelaku. “Pelaku sudah diamankan dan korban sudah membuat laporan,” kata seorang petugas. (mehuli)