Surat lamaran pelaku

LUBUKPAKAM-M24
Mobil Honda CRV bernomor polisi D 1256 KD milik Ketua Fraksi PDIP DPRD Deliserdang dibawa kabur sopirnya. Padahal sopir baru beberapa jam diterima bekerja.

Kasus penggelapan ini sudah dilaporkan ke Polres Deliserdang dengan bukti STTL Polisi nomor 194/V/2019/SU/Tes DS.

Sementara Henry Dumanter Tampubolon saat dikonfirmasi Rabu (8/5) mengaku kejadian itu ia alami pada Selasa (7/5) sore.

Beberapa jam sebelumnya, Henry baru wawancara sopir di Hotel Deli Indah di pinggir Jalinsum Desa Suka Mandi Hulu Kecamatan Pagar Merbau. Ia mewawancara yang bersangkutan karena memang membuat iklan di koran.

Loading...

“Sebenarnya saat itu ada beberapa orang yang datang dan interview, tapi saya lebih tertarik sama dia. Saya melihat dia karena kayaknya orangnya baik. Tapi rupanya seperti ini kejadiannya,” kesal Henry.

Ia menceritakan pada saat itu pelaku sebenarnya tidak mempunyai KTP. Saat melamar itu disebut yang bersangkutan hanya bermodalkan SIM A. Dari situ diketahui kalau pelaku bernama Kian Trianda yang tinggal di Jalan Yos Sudarso Gang Madia Medan
adalah palsu.
“SIM dia itupun kita duga palsu karena kita datangi alamatnya ternyata tidak ada. Jadi setelah interview itu saya suruh pegawai saya pekerja di hotel beli rujak ke Lubukpakam. Saat itu pelaku itu yang bawa mobilnya. Pas sudah di Pakam karena alasan
macet dan akan cari parkir, pegawai saya ini disuruhnya turun duluan,” kata Henry.

Ia berharap agar polisi dapat cepat menindaklanjuti kasus ini dengan menangkap pelaku. Ia tidak menyangka niat baiknya menerima seseorang kerja ternyata dibalas dengan kejahatan.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Bayu Putra Samara, yang dikonfirmasi via selular mengaku belum bisa berkomentar banyak. Karena ia belum mengetahui pasti kasus penggelapan ini. “Nanti saya cek dulu lah ya. Saya baru tahu,” jelas Bayu . (faniardana)