Terdakwa Syaiful di persidangan

PN MEDAN-M24

Syaiful Bahri Siregar alias Pak Ucok, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indra Zamachsyari selama 14 tahun penjara. Warga Jln Sei Kera Gg Penghulu No. 28 Kel Pandu Hilir, Kec Medan Perjuangan itu, didakwa atas kepemilikan sabu seberat 900 gram dan jika dirupiahkan senilai ratusan juta.

“Meminta majelis hakim yang menyidangkan perkara ini agar menghukum terdakwa dengan pidana 14 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” ucap JPU) Indra di ruang Cakra V, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (9/7) sore.

Di hadapan Ketua Majelis Hakim, Erintuah Damanik, JPU dalam tuntutannya menyatakan, terdakwa bersalah menjadi kurir sabu yang diperolehnya dari Anto (DPO). Ia ditangkap petugas polisi yang menyamar sebagai pembeli pada Januari 2019 lalu.

Loading...

“Perbuatan terdakwa diancam Pasal 114 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” tukas JPU.

Usai pembacaan tuntutan, sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Sebelumnya disebutkan, penangkapan terdakwa berawal dari informan polisi yang ingin membeli sabu seberat 1 kilogram. Informan menghubungi terdakwa dan mengatakan ada temannya dari Padang yang hendak membeli narkotika.

“Kemudian terdakwa mengatakan akan menyediakan sabu tersebut dengan terlebih dahulu menanyakan kepada temannya bernama Anto,” beber JPU.

Anto yang masih buron, kemudian menyampaikan soal sabu itu kepada terdakwa, bahwa sabu sudah ada, namun beratnya hanya 900 gram dengan harga per gram Rp50 juta.

“Jika sudah terjual terdakwa dijanjikan oleh Anto akan memperoleh upah sebesar Rp10 juta. Terdakwa lalu menjelaskan ke pembeli agar uangnya nantinya di transfer lewat rekening,” ungkap JPU.

Setelah sepakat, informan polisi yang menyamar jadi pembeli meminta kepada terdakwa agar melihat terlebih dahulu sabu itu. Sebelum diserahkan, terdakwa menyimpan sabu tersebut ke dalam tumpukan sampah di belakang rumahnya.

Setelah itu, terdakwa menjumpai pembeli dua laki-laki, Budi Syahputra dan Ahmad Firlana. Mereka kemudian menuju rumah terdakwa.

Setibanya di tempat tersebut terdakwa mengambil satu bungkus narkotika jenis sabu seberat 900 gram dari tumpukan sampah. Kemudian terdakwa memperlihatkan dan menyerahkan bungkusan sabu itu. Polisi kemudian mengamankannya dan membawa barang bukti ke Polda Sumut. (ansah)