Hendri saat diamankan.

 

MEDAN-M24

Dipicu uang panjar mobil, Hendri (44), warga Jalan Jemadi, Medan, menganiaya dan merampok Satya Raj (34). Perbuatan ini membuat Hendri meringkuk di sel tahanan Satreskrim Polrestabes Medan.

Pria keturunan Tiongkok ini melakukan perampokan uang Rp1,4 juta dan jam tangan milik Satya Raj (34), penduduk Jalan Gaharu, Gg Perdamaian, Medan. Penangkapan terhadap Hendri berdasarkan tindak lanjut Laporan Polisi Nomor: LP/08/K/I/2019/SPKT RESTABES Medan tertanggal 2 Januari 2019.

Loading...

Hendri ditangkap dari kediamannya, Senin (6/5). Penganiayaan dan perampokan terhadap Satya Raj dilakukan Hendri bersama dua rekannya.

Menurut orangtua korban, Kumar (53), perampokan dan penganiayaan yang dialami Satya Raj terjadi pada Januari 2019. Hendri bersama kedua rekannya menganiaya lantaran ingin meminta uang panjar membeli mobil agar dikembalikan kepadanya.
“Awalnya anak saya (korban) mau jual mobil Nissan kepada Hendri dan dia memberikan panjar uang Rp7 juta. Namun, Hendri membatalkan perjanjian tersebut dan meminta uang panjar dikembalikan,” katanya.

Lantaran Satya belum memiliki uang, Hendri bersama dua rekannya langsung menganiaya dan merampas uang dan jam tangan korban. “Maka dari itu anak saya langsung membuat laporan ke Polrestabes Medan,” terang Kumar kepada wartawan, Selasa (7/5).

Kumar menjelaskan, Hendri dan kedua rekannya juga melakukan penganiayaan terhadap istri Satya Raja.
“Si Hendri dan rekannya juga menganiaya menantu saya yang tengah hamil. Saya berharap polisi juga menangkap kedua pelaku lainnya,” terangnya.

Panit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan, Ipda Toto, ketika dikonfirmasi mengakui telah mengamankan Hendri. “Sudah kita amankan dan saat ini masih kita lakukan pemeriksaan. Selanjutnya akan kita proses,” tandasnya. (ardi)