Polisi saat memaparkan tersangka dan barang bukti

DELISERDANG-M24
Disan Samura (23), warga Dusun I Desa Gunung Rintih, Kec STM Hilir, Kab Deliserdang dan Amos Tarigan (32), warga Dusun III Batu Karang Desa Sumbul, Kec STM Hilir harus menjalani pemeriksaan intensif. Keduanya ditangkap petugas dari Polsek Talun Kenas karena terlibat pencurian.

Kapolsek Talun Kenas, AKP Hotman Samosir SPd didampingi Kanit Reskrim Ipda Harles Gultom SH dalam paparannya pada wartawan, Senin (9/9) menyebutkan, awalnya kedua tersangka mau membobol mess karyawan PT Pemodalan Nasional Madani Mekar (PT PNM Mekar). Mess itu diketahui dihuni 12 karyawan yang seluruhnya wanita. Namun upaya membuka pintu dengan menggunakan kunci roda tak berhasil. Pintu tetap terkunci.

Tersangka kemudian menggunakan lidi dan membuat kunci yang menempel di pintu terjatuh. Lalu tersangka membuka pintu dan mencuri sepedamotor Honda Beat warna putih les biru BK 3963 AIO dan dua unit HP merk Vivo dan Nokia.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan. Jumat (6/9) sekitar pukul 22:00 WIB, keduanya berhasil diamankan. Amos Tarigan terpaksa dipelor karena melawan saat dilakukan pengembangan keberadaan sepedamotor yang dicuri kedua tersangka.

Loading...

Amos sendiri sudah kali kelima masuk penjara. Ia bahkan baru bebas pukul 09:00 WIB namun kembali ditangkap pukul 22:00 WIB.

“Sepedamotor dijemput dari kawasan Kecamatan Pancurbatu. Belum sempat dijual dan masih dititip tersangka di rumah seseorang,” sebutnya.

Kedua tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 3e dan 4e KUH Pidana dengam ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Sementara itu Amos Tarigan ketika diwawancarai wartawan menyebutkan jika dirinya terakhir kali masuk penjara pada 2018 selama 1 tahun 2 bulan penjara. Ia terlibat kasus pencurian sepedamotor di Pasar IX Kec Sibirubiru dan menjalani hukuman di Rutan Pancurbatu. (yanfebri)