Mbiz Jadi Pionir Pengadaan Barang & Jasa Secara Transparan

0
Panitia memaparkan program Mbiz.

MEDAN-M24

Mbiz diklaim sebagai pionir di bidang penyediaan solusi total procurement secara digital atau e-procurement di Indonesia. Melalui e-procurement, Mbiz menjamin sistem pengadaan barang tidak bisa dikorupsi.

Chief Commercial Officer Mbiz.co.id, Andik Duana Putra mengungkapkan Mbiz dirancang sebagai platform e-procurement yang memungkinkan proses pengadaan barang dan jasa dapat berjalan efisien dan transparan.

Karena segala transaksi di Mbiz dapat dipertanggungjawabkan. Soalnya, Mbiz memiliki fitur budget control, spending report & analytic dan order & fulfilment tracking.

“Kami berharap, dengan Mbiz.co.id, perusahaan berskala enterprise dan organisasi bisnis lainnya yang memiliki aktivitas pengadaan barang dan jasa mampu menjalankan bisnisnya dengan efisien dan transparan,” paparnya saat menggelar komperensi pers di JW Marriot Hotel, Medan, Kamis (7/2).

Andik menambahkan untuk menjawab kebutuhan perusahaan yang semakin beragam, Mbiz berkolaborasi dengan 3600 vendor terkemuka. Para vendor itu mampu menyediakan ratusan ribu produk dan jasa. Produk dan jasa itu terbagi ke dalam 11 kategori diantaranya produk IT, otomotif, perlengkapan kantor, jasa tenaga keamanan, jasa event organizer, customer service, SPG dan lainnya.

“Berdasarkan kajian Mbiz.co.id, pengecekan vendor dengan menggunakan procurement tradisional membutuhkan waktu yang lama. Untuk mengecek ketersediaan produk per SKU saja, tim procurement membutuhkan waktu paling tidak 3 sampai 7 jam. Dengan menggunakan Mbiz.co.id, waktu itu bisa dipangkas,” ujarnya.

Lebih lanjut Andik menambahkan selama kurang dari dua tahun, Mbiz telah melakukan transaksi Rp 2 triliyun dengan jumlah buyer lebih dari 350 perusahaan dan jumlah karyawan lebih dari 250 orang.

Pertumbuhan bisnis yang terus menguat hingga akhir 2018, mendorong Mbiz untuk terus fokus mengembangkan pasarnya.

“Untuk perluasan wilayah jangkauan layanan, Kota Medan menjadi salah satu pasar penting kami. Kami melihat sektor bisnis di Kota Medan semakin tumbuh. Hal itu diiringi dengan pertumbuhan ekonomi Kota Medan di tahun 2018 yang menunjukkan tren yang menggembirakan dan diproyeksikan semakin tumbuh di 2019 sebesar 6,5%,” pungkasnya. (adlan)

editor: donny