Kondisi Gundu

NAMORAMBE-M24

Di tengah perjalanan menuju kedai tuak, Jusuf Barus alias Gundu (49), dihadang tetangganya berinisial DG (50). Serangan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) dilakukan DG terhadap Gundu. Ayunan sajam mengenai kening Gundu.

Peristiwa terjadi Kamis (27/6) sekitar pukul 23.30 WIB. Sebelum pembacokan terjadi, anak Gundu dan anak DG bermain di halaman rumahnya di Dusun I, Desa Tangkahan. Lalu anak Gundu pulang dengan kondisi menangis.

Tak senang anaknya menangis, Gundu mendatangi rumah DG. Namun DG tak berada di rumah. Gundu hanya bertemu dengan istri DG. Gundu pulang ke rumahnya.

Beberapa jam kemudian, Gundu pergi ke warung tuak tak jauh dari rumahnya. Namun di tengah jalan, ia dihadang DG yang saat itu memegang parang sepanjang 30 cm. Lalu DG mengayunkan parang ke arah Gundu dan mengenai kening Gundu. Luka itu membuat Gundu rubuh dengan kondisi bersimbah darah. DG lalu meninggalkan lokasi dan sempat pulang untuk membersihkan badan. Ia lalu melarikan dari kejaran polisi. Warga yang mendengar kejadian itu, melarikan Gundu ke puskesmas. “Korban mengalami luka di kening dan mendapatkan puluhan jahitan,” beber K Ginting (45), warga sekitar lokasi.

Kades Tangkahan, Horaman Saragih, mengatakan korban dibacok pelaku di teras rumah yang sering dijadikan lokasi minum tuak.

Kapolsek Namorambe, AKP Darwin Ginting, saat dikonfirmasi, Jumat (28/6), menjelaskan korban sudah membuat laporan. “Pelaku masih kita kejar. Pembacokan ini karena masalah anak. Namun kasusnya sedang kita dalami,” ujarnya. (mehuli)