Pelaku yang diamankan.

SIDIMPUAN-M24

Satu dari tiga maling spesialis rumah kosong bonyok dihakimi massa. Pelaku, Maraganti Harahap (29), hanya bisa meringis minta ampun saat massa menggebukinya di Jalan Sudirman, Kota Padangsidimpuan, Sabtu (24/3), sekira pukul 08:00 WIB.

Maraganti jadi sasaran amuk massa setelah diuber warga, karena dipergoki mencuri di rumah Martua Amin Simanjuntak (48), seorang ASN Pemko Padangsidimpuan warga Jalan SM Raja Gang Pejuang, Kel Sitamiang, Kec Padangsidimpuan Selatan.

Informasi dihimpun, Maraganti merupakan residivis kasus 365 (pencurian dengan kekerasan). Saat beraksi di rumah Martua, dia bersama dua rekannya yang berhasil kabur dari kejaran massa.

Loading...

Ketiga pelaku membobol rumah saat penghuninya sedang berada di rumah sakit. “Korban sedang menjaga anaknya yang sedang sakit. Ketiga pelaku datang ke lokasi naik becak bermotor,” sebut warga.

Namun, usai beraksi, saat membawa sejumlah uang dan perhiasan dari rumah korban, ketiga pelaku dipergoki Ari Akbar, keponakan korban yang sedang melintas. Spontan Ari meneriaki maling.

Warga lalu mengejar para pelaku. Sayangnya hanya seorang pelaku yakni Maraganti yang berhasil diamankan tak jauh dari jembatan Siborang, Padangsidimpuan.

Karena emosi sudah tak tertahankan, warga pun menghakim pelaku Maraganti. Sementara dua pelaku lagi, kini dalam buronan polisi.

Amuk warga baru terhenti setelah polisi datang dengan mobil patroli yang segera memboyong pelaku ke markas komando.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa tas dan pakaian, sementara uang Rp8 juta dan perhiasan senilai Rp15 Juta milik istri korban dibawa kabur dua pelaku lainnya. Kedua pelaku sedang dalam pengejaran. Sementara korban saat ini sudah membuat laporan sesuai nomor LP/141/III/2019/SU/PSP. (sabar/zia)