rumah yang dibobol maling

SUNGGAL-M24

Maling beraksi di Komplek Rorinata tahap 10 di Desa Sei Beras Sekata, Sunggal, Deliserdang. Pencurian ini mengakibatkan satu rumah kehilangan dua sepeda motor sekaligus.

Sedikitnya 5 unit rumah dibobol maling yang terletak di Blok A4 dan A5, Kamis (3/10). Dari kelima rumah tersebut, satu rumah di Blok A4 kehilangan dua unit kereta. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Sunggal.
Salah satu pemilik rumah yang berada di Blok A5, Tiopan Siagian (29) , kepada wartawan mengatakan, tidak ada satu pun yang mengetahui persis kapan pelaku melancarkan aksinya. Para pemilik rumah mengetahui setelah pagi tiba, saat hendak melaksanakan rutinitas pagi.
“Saya taunya pas istri saya mau buka pintu belakang rumah. Kuncinya tidak masuk, terus saya lihat ke belakang rumah ternyata ada kunci yang menempel dari belakang,” sebut pria yang juga seorang wartawan harian cetak di Kota Medan itu.
Tiopan dikejutkan dengan peristiwa serupa yang dialami para tetangganya. Persis di samping rumah Tiopan, pelaku berhasil membuka pintu. Namun pelaku diduga tidak berhasil merangsek masuk karena dari dalam rumah terganjal meja. Rumah lainnya juga serupa. Pelaku diduga mematikan lampu belakang rumah untuk melancarkan aksinya.
“Kami heran, pintu tidak ada yang dirusak. Rumah saya ada kunci yang menempel. Rumah yang keempat dari rumah saya yang rusak, jendelanya dicongkel,” beber Tiopan.
Masih kata Tiopan, selain di Blok A5, persis di belakang rumahnya, yakni Blok A4 juga mengalami hal serupa. Dua unit kereta, yakni Honda CBR 150 R dan Yamaha Mio raib dari dalam rumah milik pasangan suami istri (pasutri) Edi dan Santi.
“Diduga pelaku lebih dari 1 orang dan keluar masuk dari pintu belakang. Karena kami lihat di belakang rumah ada jejak kereta,” ungkap Tiopan.
Dijelaskan Tiopan, aksi pencurian tak hanya kali ini saja terjadi di komplek tersebut. Beberapa waktu lalu, di Blok G juga terjadi aksi pencurian. Satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU raib.
“Kalau menurut tetangga, dua malam ini 3 kreta lah yang hilang,” ujarnya.
Akibat runtutan peristiwa itu, warga Komplek Rorinata khawatir. Warga takut ini dapat membahayakan nyawa mereka.
“Mana tau pas zonk, mereka pasti nggak pandang bulu dan menghabisi kita,” sahut Fery, yang tinggal di Blok B.
Terkait pencurian ini, pihak pengelola Komplek Rorinata seakan tidak peduli. “Pihak perumahan juga ngak open. Saat kita laporkan kejadian itu mereka seolah tidak peduli,” ucap warga
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu M Syarif Ginting ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui peristiwa tersebut. “Ntar di cek ya,” jawabnya singkat. (tiopan)