Jakarta,METRO24- Subdit 3 Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya mengungkap dan menangkap pelaku kasus Tindak Pidana  penganiayaan yang direncanakan atau percobaan pembunuhan, mengakibatkan luka berat korban.

Awalnya korban Muharram Madjid (Mus), Sabtu (07/11/2020), pukul 18.40 WIB akan mengikuti acara debat Calon Walikota Makasar dan Wakil Calon Kota Makasar yang diselenggarakan Stasiun Kompas TV.

Kemudian pada saat korban sedang menunggu dengan beberapa rekannya, tiba-tiba tersangka MNM alias DA  langsung menikam korban pada bagian pinggang sebelah kiri. Akibat penusukan tersebut, korban mengalami luka berat lalu dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pengobatan. Jelas peristiwa itu perhatian.

Ditilik dari ciri-ciri pelaku memakai kemeja panjang kotak-kotak warna coklat. Setelah menikam tersangka langsung pergi  menggunakan sepeda motor, berboncengan dengan pelaku lainnya yang sudah menunggu di pinggir jalan.

“Selanjutnya pelapor selaku kuasa dari korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat guna dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan sementara diperoleh fakta-fakta, bahwa pada tanggal 05 November 2020, tersangka MNM alias DA tiba di Jakarta dengan maksud untuk menghadiri Debat Calon Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020 yang akan diselenggarakan oleh Stasiun Kompas TV, (07/11/2020). Diketahui juga tersangka MNM adalah masa pendukung Paslon Nomor Urut 01 (Moh. Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusidi.

Nah, sesampainya di Jakarta, MNM menghubungi teman-temannya yang ada di Jakarta untuk menghadiri acara Debat tersebut. Setelah itu MNM mengirimkan Video Penghinaan (Provokasi) yang dilakukan oleh korban, (MUS), kepada tersangka F alias AM dan oleh tersangka F alias AM.  Video Penghinaan tersebut di Upload dalam Group Whatsapp bernama Forum Bugis Makassar Bersatu (FBMB) Metro, dimana selaku admin group tersebut adalah tersangka AP alias DP.

Dan setelah menerima adanya laporan dugaan Tindak Pidana tersebut, bergegas Tim Opsnal Subdit 3/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dibawah pimpinan Kasubdit 3/Resmob Kompol Handik Zusen, SH.,S.I.K. M.Si.,Kompol Resa F Marasabessy, BS.C, S.I.K., (Kanit II) dan AKP Ruslian Syauri, S.H., S.I.K. (KANIT V) melakukan penyelidikan. Dan akhirnya  terungkap serta menangkap 5 tersangka.

“Tersangka atas nama MNM ditangkap pada hari Selasa,(10/11/2020). Sedangkan tersangka  S Alias AR ditangkap pada hari Selasa, ditanggal bulan yang sama, dirumahnya yang beralamat di Kapuk Muara RT. 010/004 Kec. Penjaringan Jakarta Utara,” ujar Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus.

Pasal yang menjeratnya dikenakan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 55 Ayat (1) ke-1e Jo. Pasal 351 Ayat (2) KUHP dan atau Pasal 55 Ayat (1) ke-1e Jo. Pasal 355 Ayat (1) KUHP dan atau Pasal 53 KUHP Jo. Pasal 340 KUHP. dengan pidana rnati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 (dua puluh) tahun.(Ali)