Lina Digorok Saat Nonton TV

4
Jasad korban.

MEDAN-M24

Dihadapan polisi dan sejumlah wartawan saat berlangsungnya pemaparan kasus di depan Gedung Ditreskrimum Polda Sumut, tersangka Ridwan Wongso mengaku menghabisi nyawa Lina, saat korban sedang nonton TV di ruang tamu.

“Saya gorok leher korban saat sedang nonton TV. Lalu saya tikam tubuh korban beberapa kali. Setelah tewas, saya seret jasad korban ke kamar mandi. Saya melakukannya seorang diri,” aku Ridwan Wongso sembari menahan sakit akibat luka tembak di kakinya, Senin (11/2).

Ridwan mengaku, aksi pembunuhan itu dilakukannya lantaran kesal dengan korban yang tak kunjung membayar utangnya. Kalap, akhirnya tersangka memutuskan menghabisi korban sekaligus menguasai harta bendanya.

Disinggung apakah tersangka menyesal melakukan pembunuhan itu? “Nyesal, saya nyesal. Sakit pak, sakit, sakit kali,” lirihnya di hadapan petugas.

Masih pengakuan Riswan, dirinya tega membunuh tetangganya itu berlatar utang. “Dia (korban, red) punya utang Rp4 juta sama saya. Malam itu saya sengaja datang ke rumahnya untuk menagih utang, namun dia tidak mau bayar,” ujar Ridwan di hadapan Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian.

Kesal utang tak dibayar, pelaku kemudian menghunus pisau yang memang sudah dibawa sebelumnya. “Pelaku dan korban ini saling kenal. Jadi, bisa saja pelaku diterima karena bertamu. Kuat dugaan niat merampok dan membunuh memang sudah ada di benak pelaku. Jadi motif pembunuhan ini murni perampokan,” tegas Andi Rian.

Menurut Andi, ada beberapa alasan pelaku mengapa ia nekat membunuh korban, namun banyak yang tidak masuk akal. “Jadi kami pastikan ini perampokan. Apalagi pelaku tinggal tidak jauh dari rumah korban. Malahan rumah orangtuanya hanya berjarak sekitar beberapa meter dari rumah korban,” terang Andi.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat Ridwan Wongso dengan Pasal 365 dan Pasal 338 yang ancaman hukumannya masing-masing 15 tahun penjara. “Sedangkan tiga tersangka lainnya dijerat dengan pasal penadahan hasil kejahatan,” pungkas Andi. (ahmad)