SIDIMPUAN, Metro24.Co – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan, Selasa, (7/4/2020). RS ini sempat viral karena kisah tragis salah satu pasien positif Covid-19 di sana yang tengah hamil harus meninggal dunia dalam perjalanan ke RS Adam Malik Medan.

Dari Medan, Gubernur terbang dengan helikopter Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan mendarat di stadion HM Nurdin Padangsidimpuan. Rombongan Gubernur disambut Wali Kota Irsan Efendi Nasution dan langsung menuju RSUD yang menjadi rujukan untuk penanganan wabah corona dan Covid-19 wilayah Tapanuli bagian selatan itu.

Tiba di rumah sakit yang sedang mengisolasi seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 itu, Gubernur meminta semua yang hadir saling menjaga jarak. Selain itu Gubernur Edy juga mengingatkan soal standard operating procedure (SOP) atau prosedur tetap, protap.

“Saat ini ada satu orang yang diisolasi di RSUD Sidimpuan, lihat banyak orang sibuk saat ini. Bayangkan jika nanti pasien bertambah. Kita harus sadar dan jangan jadikan ini tontonan. Kenapa saya datang ke Sidimpuan, karena ini rumah sakit rujukan yang menjadi simpul karena jarak geografisnya jauh-jauh,” ujarnya.

RSUD Sidimpuan punya sembilan kamar isolasi dan tiga sudah digunakan. Kepada pihak RSUD, Gubsu ingatkan agar tidak merujuk pasien ke RSUP Adam Malik. Karena yang disiapkan adalah RS GL Tobing Tanjung Morawa untuk gejala ringan dan ke RS Martha Friska Medan untuk pasien gejala sedang dan berat.

“Hari ini Pemkab Tapanuli Tengan membawa PDP ke Rumah Sakit Pirngadi Medan, ditolak. Ini bukan sombong, tetapi karena bersangkutan dengan virus ada SOP-nya. Bukan dokter tidak manusiawi, tetapi karena rujukan itu harus mengikuti SOP,” jelasnya.

Gubernur juga sempat mengunggah kunjungannya ke RS di Padangsidimpuan dalam akun twitter resminya @RahmayadiEdy

Unggahan Edy Rahmayadi itu lantas mendapat tanggapan dari sejumlah netizen. Beberapa antaranya meminta Gubernur berkunjung juga ke RSUD di kabupaten kota lainnya. Misalnya RSUD di Tanjungbalai, Asahan dan Padanglawas.

Ada pula netizen yang berharap agar tragedi pasien RSUD Padangsidimpuan tak terulang lagi. Netizin Burhan ini juga bersyukur Edy berkunjung ke Sidimpuan.

Dalam kunjungannya, Eddy pun memimpin pembacaan doa agar wabah corona segera berlalu dan Ramadan dapat berlangsung tanpa gangguan. “Allah Maha Tahu, tapi Corona tidak mau tahu. Siapapun dan dari latar belakang apapun kalian, ayo bersatu hadapi Corona dengan cara memutus mata rantai penularannya,” tandas Edy. (Ali/Metro24.Co)
Editor: Arpani