Lexicandra.

PERCUT-M24

KSU Rezeki menahan becak bermotor (betor) Honda Win milik Lexicandra (59) warga Jln Brigjend Hamid Gg Sopian Medan Johor dengan alasan BPKB kreta Beat BK 2543 AGF milik istri yang digadaikan telah hilang dan dilaporkan ke Polsek Medan Baru Nomor LP : STTLP/77/I/2019/SPKT Polsek Medan Baru tertanggal 14 Januari 2019.

Nah sebagai penjamin, pemilik KSU Rezeki yang berada di Jln Prof M Yamin/Jln Serdang No 441 E depan Pasar Aksara, Medan, meminta Lexi bertanggung jawab. Kesal, Jumat (22/2) siang,dia lantas mempolisikan KSU Rezeki dengan membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan.

Ceritanya, Jum’at (22/2) pagi, Lexicandra dengan mengendarai Betor Honda Win BK 1181 FQ menuju Toko Rezeki yang juga sebagai KSU Rezeki untuk membayar cicilan ke 7 pinjaman. “Saya pinjam Rp2 juta dengan menggadaikan BPKB saya dengan 10 kali cicilan dan sudah yang ke 7 dan tidak pernah telat,” kata Lexi saat ke Polsek Percut.

Loading...

Setelah membayar cicilan betornya, tiba tiba pemilik KSU Rezeki menyuruh anggotanya mengambil betor Lexi. “Padahal walau hilang, sampai bulan 1 saya bayar juga cicilan nya, pernah istri saya sampaikan ke “Koko” pemilik KSU Rezeki itu, tapi si Koko itu nggak mau tau, saya aja rugi karena kehilangan kreta,” ungkap Lexi kembali.

“Sudah 2 kali saya datangi untuk meminta betor saya yang tak ada kaitannya sama sekali dengan penjamin kreta beat istri saya, tapi pelaku tak juga memberikan betor saya, malah menyuruh pegawainya untuk menyimpan betor saya. Dan saya sendiri nggak tau dimana disimpannya, serta kedua kali saya datang bersama teman, malah dituduhnya pula teman saya mau memerasnya, memang watak licik kali dia itu,” tuturnya.

Kepala SPKT Polsek Percut, Aiptu E Manullang kepada M24 membenarkan bahwa korban datang untuk melapor. “Namun karena belum 1X 24 jam pelaku belum mengembalikan betor itu, makanya saya suruh besok kembali lapor setelah lewat 24 jam, dimana pelaku tak juga mengembalikan betor korban,” katanya. (irwan)