Korban di rumah sakit

PERBAUNGAN-M24

Dua orang tewas di tempat setelah kreta (sepeda motor) yang ditunggangi laga kambing (saling hantam). Insiden maut terjadi di Jalan Umum Pantai Cermin-Perbaungan tepatnya di Lingkungan I, Kel Batang Terap, Kec Perbaungan, Serdang Bedagai (Sergai), Minggu (21/4) sekira pukul 01:30 WIB.

Dua kreta yang terlibat tabrakan adalah Honda Beat BK 6385 XAJ dan Kanjen tanpa nomor polisi.

Keterangan dihimpun metro24, kreta Honda Beat yang dikendarai Ulpandi Rahman (22) warga Dusun Kelapa, Desa Melati II, Kec Perbaungan, Sergai melaju dengan kecepan tinggi dari arah Perbaungan menuju Pantai Cermin. Setiba di lokasi, Ulpandi Rahman mengambil jalur kanan. Ia tidak melihat kreta Kanjen yang ditunggangi Maulana Raja Kurniawan (16) warga Linkungan VIII, Kel Tualang, Kec Perbaungan.

Loading...

Braakkk…! Kedua kreta yang sama-sama melaju kencang itupun langsung adu kambing. Akibatnya, Ulpandi Rahman mengalami patah kaki kiri, kepala robek. Darah segar mengucur dari kuping. Ulpandi tewas di tempat.

Begitu juga Maulana. Pelajar kelas XI SMA ini mengalami luka pada bagian dada yang memar, kepala robek. Maulana pun tewas di tempat. Oleh warga setempat, kedua korban dibawa ke RS Sawit Indah. Sementara kedua kreta korban diamankan petugas Pos Lantas Sei Sejenggi.
Isak tangis pecah ketika keluarga kedua korban tiba di rumah sakit. Melihat kedua jasad korban terbujur kaku dengan luka parah, di antara anggota keluarga menjerit histeris.

“Mau main-main dia sama kawannya, karena ini malam minggu,” kata keluarga Ulpandi Rahman sambil terisak.

Begitu juga dengan keluarga Maulana yang tiba di rumah sakit. Menyaksikan Maulana sudah tidak bernyawa, tangisan pun pecah.

“Biasanya malam minggu gini dia (korban Maulana, red) keluar untuk main-main, cuma kami tidak tahu dia mau kemana,” ucap Untung (34), kerabat korban Maulana.

Sementara warga setempat mengaku kurang tahu persis kejadiannya. Mereka hanya mendengar suara hantaman yang cukup keras. “Kreta Beat kencang mengambil jalur kanan. Aku sih gak pala melihat kali, cuma dengar suara dentuman cukup keras. Begitu kutengok kedua kreta itu jatuh ke aspal, sementara pengendaranya terkapar dengan luka serius,” ujar Pendi (50), warga setempat.

Kanit Lakalantas Polres Sergai, Iptu Sawaluddin, yang dikonfirmasi metro24 membenarkan peristiwa kecelakaan maut itu. “Kedua kendaraan sudah kita amankan. Dua pengendaranya tewas. Dari hasil penyelidikan di TKP, kreta Honda Beat mengambil jalur kanan atau yang bukan jalurnya hingga terjadi tabrakan,” papar Sawaluddin. (darmawan)