Pelaku Bernando Siahaan

SIANTAR-M24

Hampir sebulan diburon, Bernando Siahaan (46), warga Jalan Kartini Sopo Surung, Kec Balige, Kab Tobasa, dibekuk petugas Satuan Reskrim Polres Siantar, Rabu (12/6) sekira pukul 20.30 WIB.

Pada saat ditangkap petugas, pengusaha properti ini sedang bersama teman wanitanya yang diketahui bermarga Boru Simbolon. Bernando diringkus di Kedai Kopi Kong Tong di Komplek Megaland, Kel Asuhan, Kec Siantar Timur, Pematang Siantar.

Informasi berhasil dihimpun M24 dari pihak kepolisian, pada tanggal 5 Februari 2019, Zulkarnaen menyerahkan 11 dump truk kepada Bernando untuk dijual kepada peminatnya. Seiring berjalan waktu, ke-11 unit dump truk berhasil terjual. Namun Bernando tidak memberikan uang hasil penjualan dengan total Rp1,6 miliar kepada Zulkarnaen.

Loading...

Bernando juga ingkar janji. Karena saat hendak ketemu di Jalan Linggar Jati, Kec Siantar Timur, tepat di bengkel marga Simbolon, dengan tujuan mengambil uang hasil penjualan mobil, Bernando ingkar. Bernando pergi dengan alasan hendak menjemput temannya di Limapuluh.

Hingga selama 45 hari waktu yang dijanjikan, Bernando belum mengembalikan uang penjualan mobil kepada Zulkarnain (43), warga Ling IV Marihat Tengah, Kel Serbelawan, Kec Dolok Batu Nanggar, Kab Simalungun. Zulkarnaen kemudian melaporkan Bernando pada 11 Mei 2019 ke Polres Siantar dengan sangkaan melakukan penggelapan.

Kapolres Siantar AKBP Heribertus Ompusunggu, melalui Kanit Ekonomi, Ipda Malon Siaggian, Kamis (13/6) mengatakan mencari keberadaan tersangka selama sebulan lebih. Hingga akhirnya, petugas menyamar sebagai calon pembeli 3 unit rumah kepada Bernando. “Untuk mencari tahu posisinya, sempat pergi ke kantor pemasaran di Tebing Tinggi,” ucapnya.

Malon menambahkan akhirnya disepakati bertemu di kedai kopi itu. HIngga akhirnya pihaknya menangkap pelaku dengan menunjukkan surat perintah penangkapan terlebih dahulu.

“Dia resmi kita tetap tersangka terhitung mulai hari ini. Tersangka Bernando dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penggelapan,” tandas Malon.

Sedangkan Zulkarnaen ketika ditanyai mengapresiasi keberhasilan petugas meringkus Bernando. Zulkarnaen menambahkan sebelum melaporkan Bernando, dirinya sudah berupaya meminta uang itu secara baik-baik. “Tetapi dia selalu mengatakan uang belum ada. Padahal aku tahu mobil sudah terjual semua, tapi sampai saat ini uang belum ada ku terima sepeserpun,” ucap Zulkarnaen. (adi)