Jakarta, METRO24- Resmob ditreskrimum Polda Metro Jaya  pengungkapan kasus curas dan curanmor pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan terhadap nasabah bank, (17/11/30).

Modus ini memang  sering terjadi terhadap para nasabah bank.  Pelaku ini adalah satu komplotan yang spesialis untuk pencurian  para nasabah bank bahkan tidak segan-segan melakukan kekerasan terhadap para korban korbannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus  mengungkap Kasus Curat dan Curas dengan modus gembos ban didampingi Kasubdit Resmob dan Kabagbinops Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dalam komprensi pers.

Tiga pelaku yang dibekuk adalah SG (20) alias Irul (MD), DA (30) dan DAP (18) alias Dion. Ketiga pemuda itu disergap petugas di kontrakan mereka di Gang Manggis 3 RT 2/4, Kelurahan Bojong Menteng, Bekasi, Barat Jawa, Sabtu (14/11/2020).

Dalam hal ini, Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk 3 orang kawanan perampok spesialis nasabah bank dengan modus ban kempes, yang kerap beraksi di wilayah Bekasi.

Nah, saat dilakukan pengembangan, tersangka SG melakukan perlawanan kepada petugas. Sehingga harus dilumpuhkan dengan timah panas. SG akhirnya meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit karena kehabisan darah. Sementara tiga pelaku lain anggota kawanan ini yakni AL, R, dan B masih buron dan dalam pengejaran petugas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus mengatakan dari penyelidikan atas 3 pelaku yang dibekuk, mereka mengaku baru 3 kali beraksi di kawasan Bekasi sejak Oktober sampai November.

Ia menjelaskan 6 orang kawanan ini selalu beraksi bersama-sama dengan peran masing-masing. “Dua orang berpura-pura sebagai nasabah dan masuk ke dalam bank. Tugasnya mengawasi dan mencari nasabah yang mengambil uang banyak untuk dijadikan sasaran,” kata Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus.

Setelah menentukan sasaran kedua orang ini memberitahu 4 rekannya yang berjaga diluar dengan dua sepeda motor. Mereka sudah mempersiapkan paku yang dimodifikasi untuk dilemparkan ke ban mobil calon korban Sehingga di tengah jalan katanya ban mobil korban kempes dan korban akan meminggirkan kendaraannya.

“Saat itulah pelaku yang berperan sebagai eksekutor akan merampas uang nasabah berisi uang dengan menodongkan senjata api mainan dan senjata tajam,” kata Kabid Humas PMJ itu lagi. 

Setelah berhasil menggasak uang korban pelaku akan kabur. “Dari tiga kali aksi kawanan ini pada Oktober sampai November, jumlah total kerugian 3 korban mencapai Rp 100 Juta.(red/Ali)