Ketua Harian Komunitas Pelanggan Air Tirtanadi (Kompatir), Fachroel Rozi SH. (foto: ist/metro24.co)

MEDAN, Metro24.co – Ketua Harian Komunitas Pelanggan Air Tirtanadi (Kompatir), Fachroel Rozi SH, mendesak Gubernur Sumut agar mengangkat orang yang mengerti air minum sebagai Dirut PDAM Tirtanadi.

“Dirut PDAM Tortanadi ke depan jangan orang luar PDAM, tapi harus yang berasal dari PDAM dan mengerti tentang air minum dan atau yang pernah/ sedang berkerja di perusahaan yang bergerak di air bersih atau air minum,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2020).

Dia mengatakan, selama ini pemilihan Dirut PDAM bukan berasal dari sektor air minum, tetapi dari sektor perbankan yang sama sekali tidak paham, sehingga PDAM Tirtanadi mengalami kinerja terburuk sepanjang sejarah.

“Sebaiknya gubernur harus betul-betul menseleksi dan menghasilkan orang yang kompeten, karena seleksi ini adalah untuk jabatan dirut, yang nantinya memimpin perusahaan air minum dengan persoalan persoalan yang rumit dan pelayanan yang saat ini semakin memburuk,” ujarnya.

“Jangan lagi terulang dengan menempatkan orang yang tidak paham tentang air bersih, apalagi tidak pernah sama sekali bekerja dan menggeluti sektor air bersih,” tambahnya.

Menurut Rozi, gubernur harus memperhatikan track record calon pada saat wawancara akhir oleh KPM (Kuasa Pemilik Modal) dan hal ini tertuang dalam amanah PP 54 tahun 2016 tentang BUMD, bahwa wawancara akhir harus dilakukan oleh kepala daerah.

“Gubernur harus mengambil sikap dengan tidak lagi melakukan uji coba atau try and eror dalam kondisi PDAM Tirtanadi yang saat ini semakin memburuk kinerjanya, dan situasi pandemi covid-19 ini masyarakat Sumut sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan kesehatan dan kebutuhan sanitasi,” tambahnya.

“Harapan kami agar panitia seleksi agar bersikap netral dan benar-benar bekerja demi PDAM Tirtanadi ke depan, demi tercapainya Sumut bermartabat seperti yang diidamkan pasangan Eramas pada saat kampanye bebrapa tahun yang lalu,” pungkasnya. (zt/metro24.co)