Pelaku Raji pegang pisau.

BINJAI-M24

Amarah Raji (23) memuncak. Kesal karena sering dimintai uang, pemuda ganteng ini nekat menikam pamannya, Ali Akbar (35), dengan pisau sangkur hingga tewas. Penikaman berlangsung di sekitar rumah mereka di Jalan Sei Batanghari Gang Pepeh, Lingkungan 5, Kel Tanah Seribu, Binjai Selatan, Sabtu (13/4).

Walau sempat dibawa ke RSUD Djoelham Binjai, nyawa Ali Akbar tidak dapat diselamatkan. Luka tusuk di bagian rusuk kanan cukup parah.

Pjs Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting membenarkan kejadian tersebut. Siswanto menjelaskan, awalnya korban Ali Akbar mendatangi rumah keponakannya, Sarinah dan menemui neneknya. Di sana, pria pengangguran ini terkesan memaksa meminta uang.

Loading...

“Tapi neneknya tidak punya uang. Di situ Ali Akbar marah – marah sambil keluar dari rumah,” terang Siswanto.

Karena uang yang diminta tak dapat Ali Akbar menemui kakaknya, Juwita dan kembali meminta uang. Tapi, Juwita tidak menggubrisnya. “Lagi-lagi Ali Akbar marah-marah,” imbuh Siswanto.

Diduga karena tidak senang atas perbuatan pamannya itu, Raji pun menemui Ali Akbar.

“Mereka sempat cekcok mulut,” tambahnya.
Keduanya pun berkelahi. Tak disangka, Raji mengeluarkan pisau dan menghunuskannya ke perut, tulang rusuk korban, tangan dan kepala. Melihat korban bersimbah darah dan tidak berdaya, istri korban lalu membawanya ke rumah sakit, dengan menaiki becak. Sementara Raji memilih kabur pascakejadian.

Setelah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), lanjut Siswanto, Kapolsek Binjai Selatan Kompol Adam memerintahkan anggota melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diperkirakan belum jauh dari lokasi kejadian.

Menurut Adam saat keluar dari lokasi kejadian, dirinya bersama Lurah setempat dan personel Polsek, sempat bertemu pelaku di semak-semak yang tidak jauh dari TKP.
Sesuai dari keterangan saksi, pelaku menggenakan baju berwarna merah dan bercelana hitam.

“Kami sempat melihat seorang remaja dengan ciri-ciri tersebut, ” kata Adam.
Remaja itu terlihat sedang memegang sebilah pisau. Lantas, Kapolsek bertanya kepada Lurah, itu pelakunya. Namun, Lurah setempat mengatakan. “Bukan pak, itu orang ngarit,” cetus Lurah, sembari melihat remaja tersebut menghilang di perladangan warga.

Setelah itu personel langsung menujuh rumah Amir yang tak lain adalah paman pelaku. Pasalnya, petugas mendapat informasi kalau pelaku berada di rumah pamannya.
Ternyata benar, sesampainya di rumah Amir, yang berada di Jalan Pande Dingin, Kel Binjai, Kec Binjai Kota, polisi menemukan pelaku berada di dalam rumah. Pelaku pun akhirnya diamankan dan dibawa ke Polsek Binjai Selatan.

Pelaku Raji menunjukan barang bukti pisau yang ditusukkan ke dalam tanah. “Ternyata remaja yang kami ketemui itu adalah pelaku. Saat itu rupanya pelaku mau membuang barang bukti. Kini pelaku sudah kita amankan dan masih dimintai keterangan,” pungkas Adam. (sopian)