Salah satu kerajinan yang dipamerkan. (foto: ezega/metro24.co)

GUNUNGSITOLI, Metro24.co – Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Santo Xaverius Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, memamerkan berbagai produk hasil karya seni yang dimeriahkan dengan atraksi budaya nusantara dalam rangka pesta pelindung sekolah Ke-35 tahun di Aula Gereja BPB Santa Maria Gunungsitoli, Jumat (21/12/2019) lalu.

Kegiatan pesta pelindung sekolah tersebut diawali dengan tarian sekapur sirih sebagai warisan budaya Nias dalam menyambut kedatangan tamu.

Berbagai jenis produk karya seni siswa yang bernilai jual tinggi ini dipamerkan kepada orangtua siswa dan tamu yang datang serta dipamerkan foto kepala sekolah dan guru dari masa ke masa.

Kegiatan ini juga cukup meriah karena terdapat dua belas tarian khas nusantara sebagai upaya pelestarian budaya. Misalnya, tari burung elang asal Kalimantan Timur, tari tor-tor asal Tapanuli, tari asal Papua, tari piring asal Sumbar, tari asal Jawa Barat, tari asal Aceh, tari dewata asal Bali dan tari kreasi siwa’aro yang diangkat dari pejuang Nias yang mengusir penjajah sebelum masa kemerdekaan republik Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kreatifitas siswa dalam melestarikan budaya sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pendidikan disekolah tersebut.

“Pameran karya seni dan tari-tarian yang ditampilkan pada pesta pelindung sekolah SMA Xaverius ini sudah membudaya karena ini bagian dari implementasi proses pembelajaran dalam menggali potensi dan bakat yang dimiliki siswa”, ujar Wakasek Bidang Sarana dan Prasarana Edison Waruwu dalam keterangan tertulis yang diterima metro24.co, Senin (23/12/2019).

Menurut Edison, di usia sekolah yang ke-35 Tahun, diharapkan terus menciptakan sumber daya manusia yang unggul untuk mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan zaman serta menciptakan karakter siswa yang berwawasan nusantara. (ezega/metro24.co)

Editor: H Talib