Kapolres Padangsidimpuan sosialisasi AKB. (reza/metro24.co)

SIDIMPUAN, Metro24.co – Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini SIK MH, mengatakan adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang ditetapkan pemerintah bukan berarti masyarakat menjadi bebas melakukan aktivitas seperti sebelum pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia.

“Perlu diketahui oleh para pengusaha dan masyarakat, dalam AKB, bukan berarti bebas seperti kebiasaan sebelum adanya wabah Covid-19,” tutur Kapolres Padangsidimpuan disela-sela sosialisasi menuju AKB dihadapan pengusaha hotel dan warung makan, Kamis (23/7/2020) di Aula Endra Dharmalaksana.

Kiranya, lanjut AKBP Juliani, para pengusaha dan masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan pemerintah yang disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19. Mengingat, jumlah penderita korban pandemi Covid-19 kian meningkat akhir-akhir ini.

“Diharapkan, dengan adanya AKB, dapat memutus mata rantai Covid-19 dan memulihkan keadaan perekonomian serta pendapatan masyarakat,” tutup Kapolres. (reza/metro24.co)