Lokasi tempat Almarhum Dasmi Gantung Diri

BINJAI-M24
Kehebohan sontak menyergap sebuah rumah di Jln Sirsak Lingkungan VII, Kel Sukaramai, Kec Binjai Barat, Kota Binjai, Rabu (9/1) sekira pukul 11:00 WIB. Si penghuni rumah, Dasmin (85), ditemukan tewas tergantung.

Tak ada yang menyangka kematian Dasmin terjadi secara amat tragis. Pria uzur yang seluruh rambutnya sudah memutih itu, tewas tergantung di rumahnya sendiri.
Adalah Ariani (54) orang yang pertama kali menemukan jasad korban dalam kondisi tergantung, Rabu menjelang siang itu. Ariani merupakan putri Dasmin. Keduanya tinggal serumah. Ariani seketika histeris saat menyaksikan tubuh renta ayahnya terjuntai dengan kondisi leher terjerat tambang.
Tak kuasa menyaksikan tubuh ayahnya yang terjuntai kaku, seketika Ariani teriak minta tolong. Dalam sekejap tetangga dan sejumlah warga sekitar datang ke lokasi. Rumah Dasmin sudah dipenuhi orang-orang yang penasaran menyaksikan kondisi korban.
Ariani lalu meminta tolong kepada warga agar segera menurunkan tubuh Dasmin sekaligus melepaskan jeratan tali dari lehernya. Ariani berharap nyawa ayahnya bisa ditolong sehingga dia pun berinisiatif memanggil bidan desa. Namun saat diperiksa, ternyata korban dipastikan sudah tewas.
“Ya Allah… kok begitulah matinya kakek itu,” ucap seorang ibu yang tak tega menyaksikan kondisi korban.
Menurut pihak keluarga, sebelum tewas Dasmin memang sering mengeluh soal penyakit yang dideritanya. “Bapak sering ngeluh sudah gak kuat lagi. Malah berulang kali bapak gak mau lagi menyusahi dan hidupnya jadi beban keluarga. Rupanya kek gini cara bapak mengakhiri hidupnya,” beber Ariani.
Sementara Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting, saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler, mengatakan jika korban tewas akibat bunuh diri.
“Menurut pengakuan pihak keluarga, korban merasa depresi oleh penyakit yang dideritanya. Penyakit korban ini juga sudah menahun dan tidak kunjung sembuh. Mungkin karena itulah korban kemudian nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan cara gantung diri,” ungkap Siswanto Ginting.
Disinggung penanganan perkara bunuh diri ini, Siswanto menjelaskan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengambil keterangan beberapa orang saksi.
“Kita sudah olah TKP dan mengumpulkan keterangan beberapa saksi, dari sana pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan kejadian tersebut, dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan visum terhadap korban,” pungkas. (sopian)

Editor : Donny