Para tersangka digiring petugas.

SIMALUNGUN, Metro24.co – Perjudian di Hotel Niagara digerebek tim gabungan Polres Simalungun dan Polsek Parapat. Dari hotel yang beralamat di Jalan Pembangunan, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumut, itu diamankan 40 orang.

Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu mengatakan, dari 40 orang yang diamankan, pihaknya hanya menetapkan tersangka sebanyak 11 orang. Para tersangka umumnya dari Kota Tebing Tinggi dan Serdang Bedagai (Sergai).

“Awalnya kita amankan 40 orang, setelah kita kroscek dan konfrontir, hanya 11 orang yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata AKBP Heribertus saat menggelar konferensi pers, di Asrama Polres Simalungun, Jalan Sang Nawaluh, Pematangsiantar, Selasa petang (11/2/2020).

Dari lokasi, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp 52 juta, dadu, dam batu, spanduk bertulisan angka tebakan dadu dan mangkuk keramik. “Seluruh barang bukti dan 11 orang yang diamankan akan diserahkan ke Satuan Reskrim Polres Simalungun untuk proses lebih lanjut,” katanya didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Agustiawan SIK.

AKBP Heribertus mengatakan, pihaknya akan terus menindak segala bentuk praktik perjudian yang meresahkan masyarakat di Simalungun. “Perjudian itu adalah penyakit masyarakat, setiap kita mendapatkan informasi tentang praktek perjudian itu, pasti akan kita tindak lanjuti, sesuai perintah Kapoldasu,” ujarnya.

Terkait status pengelola hotel, Heribertus menegaskan masih akan mendalaminya. “Nanti kita dalami dulu,” sebutnya.

Kepada 11 tersangka tersebut, polisi menjeratnya dengan pasal 303 ayat 1 KUHPidana, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara. “Kawan-kawan media harap bersabar untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya. (red/metro24.co)

 

Editor: H Talib