Kedua pelaku diamankan Polsek Medan Baru. (foto: ist/metro24.co)

MEDAN, Metro24.co – Jangan main HP di pinggir jalan, bahaya lho. Nanti bisa bernasib sial seperti anak Barumun ini. Untuk penjahatnya berhasil ditangkap Polsek Medan Baru.

Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Baru mengamankan dua jambret yang beraksi di Jalan Hayam Wuruk depan Kantor GMI, Medan. Kedua pelaku berinisial ARH (29), warga Jalan Sei Bilah, Kelurahan Babura Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal dan FHS (25), warga Jalan Sei Simare, juga Kelurahan Babura.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo melalui Kanit Reskrim, Iptu Sondy Raharjanto, mengatakan kedua tersangka diamankan Tekab Polsek Medan Baru yang melakukan patroli rutin sedang melintas di Jalan Hayam Wuruk.

“Saat itu petugas melihat korban Yadi (20), warga Jalan Aek Tunjang, Kecamatan Barumun Tengah, Padang Lawas (Palas), Sumut, sedang berlari sambil berteriak jambret. Melihat itu, petugas mengejar dan menangkap kedua tersangka,” kata Sondy, Selasa (4/7/2020).

Sondy menjelaskan, peristiwa berawal saat sedang berjalan kaki di pinggir jalan dan korban menerima pesan dari Hp milik korban. “Di saat korban sedang membaca pesan WhatsApp di HP miliknya, tiba-tiba datang 4 orang pelaku dari arah belakang mengenderai 2 sepeda motor. Kemudian, salah seorang pelaku yang dibonceng merampas HP yang dipegang korban, sedangkan pelaku lainnya juga menendang korban sehingga korban jatuh,” jelasnya.

Lantaran menjadi korban kejahatan, korban langsung berteriak ‘jambret.. jambret’. Petugas yang saat itu tengah berpatroli di sekitar lokasi, mendengar teriakan korban, lalu mengejar para pelaku. Alhasil, dua dari 4 pelaku berhasil ditangkap.

Dari kedua tersangka, petugas mengamankan barang bukti 1 unit Hp merk Asus Zenfon warna Silver milik korban. “Kedua pelaku dipersangkakan Pasal 365 ayat (2) dari KUHPidana, dengan ancaman hukuman 7 Tahun Penjara. Sedangkan 2 pelaku lagi berinisial S dan I masih dalam pengejaran petugas,” pungkasnya. (red/mpo/metro24.co)