Ilustrasi Jambret Beraksi

Tanjung Morawa-M24

Aksi jambret mengganas di kawasan Tanjung Morawa, Deliserdang beberapa hari ini. Buktinya, sudah 2 orang yang menjadi korban kejahatan jalanan itu dengan kerugian mencapai jutaan rupiah.

Informasi diperoleh, korban pertama adalah istri seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) pemadam kebakaran, Kab Deliserdang. Kejadiannya terjadi pada Jumat (23/8) malam sekira pukul 20.30 WIB.

Kejadian itu terjadi di Jln Lintas Medan-Lubukpakam Desa Perdamaian, Kec Tanjung Morawa, Kab Deliserdang.

Loading...

Korban yakni Amiruddin Hutasuhut bersama istri dan anaknya warga Jln Kartini Lubukpakam yang malam itu hendak menuju ke Suzuya Tanjung Morawa.

Menurut Amiruddin kejadian itu dilakukan dua orang laki-laki mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion.

“Saat di lokasi kedua orang itu tancap dan menjambret tas istri saya yang saya bonceng. Cepat kali orang itu ngambil tas istri saya, sepertinya kami sudah dibuntuti dari belakang,” kata Amiruddin di Mapolres Deliserdang.

Malam itu, lanjut Amiruddin bahwa ia naik sepeda motornya Yamaha Mio dan istrinya dibonceng. “Tasnya ditarok di lengan kiri istri saya, langsung ditarik gitu sama pelaku,” sebutnya.

Ia berharap pihak Polres Deliserdang bisa menangkap kedua pelaku tersebut. “Ya saya berharap cepat ditangkap pelaku itu, karena ada barang dan kartu yang penting di tas itu,” tandas Amiruddin.

Kasus jambret ini sudah dilaporkan Amiruddin di SPK Polres Deliserdang dengan nomor laporan STTLP/371/VIII/2019/SU/RES DS. Kerugian yang dialami korban sekitar Rp3 jutaan lebih karena tas tersebut berisi uang Rp1 jutaan, HP dan barang lainnya.

Kemudian korban jambret berikutnya adalah Hartini (29) warga Desa Perbarakan, Kec Pagar Merbau.

Aksi jambret yang menimpanya terjadi di Jalinsum Medan-Lubuk Pakam, Desa Punden Rejo, Kec Tanjung Morawa, Sabtu (24/8).

Tas sandang miliknya berisi 2 HP merk Oppo dan Asus serta uang tunai Rp500 ribu raib digasak pelaku.

Korban yang dibonceng temannya dengan sepeda motor jenis bebek melintas di lokasi. Setahubagaimana, 2 pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor jenis matic tiba-tiba memepet korban dan langsung menarik tas sandang yang dipakainya berisi 2 unit HP dan uang.

Tarik menarik sempat terjadi namun tas sandang milik korban berhasil pindah ketangan jambret. Teriakan maling pun sempat terucap dari mulut korban tapi kedua pria jambret berhasil melarikan diri dengan memacu sepeda motornya.

Sadar dirinya jadi korban jambret, Hartini melaporkan kejadian yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Deliserdang dengan nomor LP/372/VIII/2019/SU/Res DS.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Deliserdang, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung mengatakan jika pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Masih penyelidikan,” sebutnya. (fani ardana/yan febri)