Tersangka DIM saat digiring polisi. (foto: ist/metro24.co)

MEDAN, Metro24.co – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir SIK MTCP, memimpin konferensi pers penangkapan pelaku perobekan dan pembuangan Al-Quran di Jalan SM Raja, Medan, Kamis (13/2/2020).

Pelaku berinisial DIM alias Doni (44), warga Jalan Utama, Medan. Polisi telah menetapkannya sebagai tersangka penistaan agama sebagaimana telah diatur dalam Pasal 156 KUHP dan terancam hukuman 5 tahun penjara.

DIM ditangkap warga tadi pagi sekira pukul 08.00 WIB di Jalan SM Raja, depan Indomaret, usai membuang lembaran Al-Quran yang dirobek-robek. Ini merupakan kali kedua. Pekan lalu, Jumat (7/2/2020), ia juga membuang lembaran Al-Quran di Jalan SM Raja, depan Hotel Sumatera. Setelah sempat dihajar massa, DIM kemudian diserahkan kepada petugas Polsek Medan Kota.

Kombes Pol Jhonny Eddizon mengatakan, dari tangan tersangka DIM diamankan barang bukti robekan Al-Quran yang dicurinya dari Masjid Raya, 1 buah ponsel dan uang Rp 770 ribu.

Diduga tersangka tak beraksi sendiri, atau ada orang lain yang menyuruhnya. “Saya yakin pelaku yang diamankan ada yang menyuruhnya. Tidak ada ruang untuk para pelaku teror. Kota Medan tetap aman dan kondusif,” kata Kapolrestabes. (red/metro24.co)

Editor: H Talib