Korban saat dilarikan ke rumah sakit. (foto: sripos)

SUMSEL, Metro24.co – Seorang imam masjid tewas dibacok saat salat Maghrib. Pelakunya adalah bendahara masjid dan kini telah ditangkap polisi. Peristiwa ini terjadi di Masjid Nurul Iman, Desa Tanjung Rauncing, Kecamatan Kayu Agung, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.

Korban bernama Muhamad Arif (61). Arif dibacok saat salat Magrib hingga tewas setelah 3 hari dirawat. Peristiwa itu dipicu masalah kunci kotak amal yang dipegang pelaku, Meyudin (58).

“Pelaku adalah bendahara yang juga ketua perlengkapan Masjid Nurul Iman. Jadi dia merasa tak senang kunci kotak amal yang dipegangnya diminta korban selaku ketua masjid,” kata Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi, Selasa (15/9/2020).

Merasa tak senang, kemudian timbul niat pelaku menganiaya korban dengan senjata tajam. Pelaku mendatangi korban saat salat Magrib dan membacoknya dengan parang sehingga korban terkapar.

Korban mengalami luka bacok di bagian leher atas kiri akibat kejadian itu. Korban lalu dibawa ke RS Kayu Agung dan dirujuk kembali ke RSUP Mohammad Husein, Palembang.

“Kemarin (14/9/2020) sekitar pukul 04.30 WIB korban dinyatakan meninggal dunia. Sementara untuk pelaku diamankan anggota Polsek Kayu Agung. Kami Jatanras mem-backup dan asistensi untuk penyidikannya,” kata Suryadi.

Adapun barang bukti yang diamankan dari lokasi adalah sebilah senjata tajam jenis parang. Korban tewas setelah mengalami luka di bagian leher, telinga, dan pipi kiri. (red/dc/metro24.co)