MEDAN-M24

Idul Adha bagi umat Muslim dimaknai sebagai pengurbanan dari kelebihan rezeki untuk berbagi kepada sesama. Makna itu pula yang tersirat dari pemotongan hewan qurban yang dilakukan Ikatan Alumni SMPN Medan 1987 (IKASTIG’87) pada Senin (12/8).

Pada Idul Adha 1440 H tahun ini, IKASTIG’87 melakukan pemotongan dua ekor lembu (sapi) qurban. Peserta qurban merupakan anggota IKASTIG’87.

“Alhamdulillah, tahun ini kita melakukan pemotongan hewan qurban berupa sapi dua ekor. Pemotongan dilakukan di rumah anggota Arnita di Komplek Perumahan Menteng Indah, Kecamatan Medan Denai,” kata Akhyar Nasution selaku Ketua Panitia didampingi unsur Pengurus IKASTIG’87, Ustadz M Arfan Daulay, Devi Rosita, Sefdeward, Yuna Eni dan Zamzami, Senin (12/8).

Loading...

Untuk pembagian daging qurban sendiri, selain kepada seluruh anggota IKASTIG’87, juga diberikan kepada masyarakat sekitar dan kaum dhuafa yang berada di daerah pesisir Pantai Labu, Deliserdang.

Ada suasana haru dan sedih saat pembagian daging qurban di kaswasan pesisir tersebut. Hampir rata-rata warga yang menerima daging qurban menangis saat menerimanya. Menurut mereka, selama ini kawasan tempat tinggal jarang tersentuh bantuan sosial.

“Terima kasih, Pak. Jarang-jarang ada yang memberikan bantuan seperti pembagian daging qurban ini di desa kami. Hari Raya Idul Adha tahun ini, Insya Allah membawa keberkahan bagi yang berqurban dan panitia yang membagikan daging qurban ini kepada kami. Alhamdulillah, sekali terima kasih,” ucap seorang ibu renta kepada Ustadz M Arfan Daulay yang membagikan daging qurban. (yat)