Korban yang dirawat akibat keracunan

SIMALUNGUN-M24

Puluhan siswi penghuni Asrama Putri Komplek Gereja
Kristen Protestan Simalungun (GKPS) harus menjalani perawatan medis. Mereka keracunan usai bersantap dengan lauk ikan tongkol.

Suasana di Asrama Putri Komplek GKPS Kel Sondi Raya, Kec Raya, Kab Simalungun heboh. Puluhan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) keracunan.

Informasi dihimpun, Senin (16/9) sekitar pukul 14:00 WIB, tepatnya saat jam makan siang, puluhan siswi penghuni asrama pun berkumpul di ruang makan. Hari itu mereka disajikan menu ikan tongkol.

Loading...

Namun, berselang 10 menit usai melepas lapar, satu persatu siswi mengeluhkan sakit di sejumlah tubuhnya.

“Habis makan aku langsung sakit perut, dadaku panas dan kepala pusing,” ucap M Boru Aritonang (15) siswi Kelas 1 SMA GKPS yang ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Rondhaim Saragih, Selasa (17/9) sekitar pukul 16:00 WIB.

Demikian halnya J Boru Girsang (13) siswi SMP Negeri 1 Pematang Raya. “Ia Pak, sakit perutku dan muka memerah menahan sakit habis makan ikan tongkol,” tutur warga Nagori Merek Raya, Kab Karo ini.

Direktur Utama RSUD Tuan Rondahaim Saragih, Dr Elisabet Saragih membenarkan adanya puluhan siswi yang dirawat karena keracunan makanan. “Setelah kita periksa, siswi mengalami keracunan makanan ikan tongkol. Semuanya berjumlah 57 orang dengan rincian sebanyak 34 orang dirawat di Rumah Sakit Tuan Rondhaim, empat orang di RSUD Siantar dan 19 orang rawat jalan,” jelas Elisabet.

“Untuk penanganan medis sudah kita lakukan kepada pasien rawat inap dengan infus dan telah diperiksa dengan dokter spesialis,” ucap Elisabetnya.

Terpisah, Ibu Asrama Putri GKPS, Vida Sitorus (23) yang dikonfidi tempat kejadian pertasi di lokasi asrama mengatakan, menu ikan tongkol dibeli pada Sabtu (14/9). Setelah dibeli, ikan tersebut dimasukkan ke dalam peti es. Namun keesokan harinya, Minggu (15/9), kompleks asrama mengalami pemadaman listrik selama dua jam.

“Ketika hendak dimasak pada hari Senin, memang aroma ikan tongkol sudah menguap bau busuk,” terang Vida.

Ditambahkan Vida bahwa untuk menu makanan merupakan tanggungjawab Kepala Dapur Makanan Asrama, Fitri Saragih Sumbayak. “Yang mengontrol makanan siswi Ibu Fitri dan ia sekarang lagi diperiksa di Mapolres Simalungun,” ucap Vida.

Diketahui Asrama Putri GKPS dihuni siswi dari dua sekolah yang berada di Kec Raya, Kab Simalungun yakni SMA Swasta GKPS dan SMP Negeri 1 Raya. (adi)