Kapolres Tapanuli Selatan didampingi Wakpolres dan Kasat Reskrim saat paparkan kasus pembunuhan Liza. (reza/metro24.co)

TAPSEL, Metro24.co – Terungkap, Liza Hanum Br Pohan (30), sebelum dianiaya hingga tewas, sempat melontarkan kata-kata kasar ke terduga pelaku RSS (40). Bahkan, warga Dusun Janji Matogu, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumut, itu, sempat melempar kaca rumah terduga pelaku dengan batu.

“Kronologisnya, pada Jumat (24/7/2020) sekira pukul 12.30 WIB, tersangka memanggil anak korban Las (12) untuk menanyakan, kenapa anak tersangka dikatakan pencuri air di PT ANJ,” ungkap Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Roman Smaradhana Elhaj SH SIK MH, didampingi Wakapolres Kompol H Hasibuan SH, dan Kasat Reskrim AKP Paulus RGP Simamora SIK, saat gelaran konferensi pers, Senin (27/7/2020).

Tak hanya itu, lanjut Kapolres, terduga pelaku juga mem-bully anak korban dengan sebutan mata celong atau juling. Diam-diam, anak korban menangis dan mengadukannya ke Liza. Karena tak terima, Liza pun melabrak terduga pelaku dan mengata-ngatainya dengan kata-kata kasar hingga terjadilah penganiayaan tersebut.

Usai menganiaya korban hingga dipenuhi luka, terduga pelaku pergi melarikan diri menggunakan sepedan motornya. Terduga pelaku sempat melarikan diri ke arah Dolok Sanggul. Bahkan, terduga pelaku sempat menghubungi keluarganya, untuk menanyakan kondisi terkini korban.

Keluarga terduga pelaku mengatakan kalau korban sudah meninggal dunia dan menyarankan supaya segera menyerahkan diri. Terduga pelaku pun setuju untuk menyerahkan diri. Akhirnya terduga pelaku dijemput oleh orang tuanya dan polisi di terminal bus di Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Minggu (27/7/2020) sekira pukul 00.15 WIB.

“Tersangka bakal dijerat Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun,” pungkas Kapolres sembari menyebut, kondisi kejiwaan korban hingga kini dinyatakan masih sehat.

Sebelumnya, Liza diketahui tewas usai dianiaya terduga pelaku persis di depan teras rumahnya. Terduga pelaku diduga menganiaya korban dengan menggunakan sebilah balok sepanjang 50 Cm. Kejadian mengerikan itu juga disaksikan keempat anak korban yang masih belia. (reza/metro24.co)