Deliserdang-M24

Setelah hampir 3 tahun menanti, kini laporan korban kasus penganiayaan dan pengancaman yang dialami Doni Parhusip (27) warga Desa Pasar Melintang, Kec Lubuk Pakam yang kini tinggal di Gang Azas Kel Cemara, Kec Lubuk Pakam kembali diproses Satreskrim Polres Deli Serdang, Minggu (20/10)

Menurut Doni, kejadian penganiayaan dan pengancaman yang dialaminya itu sudah ditindaklanjuti penyidik Satreskrim Polres Deli Serdang. Soalnya, menurut bapak beranak satu ini, penyidik kembali memanggil dirinya untuk melengkapi berkas pemeriksaan atas laporan pengaduan nomor :LP/18/I/2017/SU/Res Ds tanggal 07 Januari 2017 lalu. “Aku sudah kembali diperiksa juper untuk melengkapi berkas pemeriksaan awal,” kata Doni

Dalam laporannya itu, Doni menyebutkan jika terduga pelaku penganiayaan dan pengancaman atas dirinya adalah BS warga Jln Siantar Kampung Temuan Kel Cemara, Kec Lubuk Pakam. Menurutnya, ketika itu aksi penganiayaan dan pengancaman terjadi persis di dekat rumahnya sekira pukul 11.00 WIB.

Loading...

Kejadian itu berawal ketika dirinya hendak keluar dari rumah. Saat hendak menghidupkan sepedamotornya tiba tiba BS datang menghampirinya dan langsung mengambil kunci kontak. Mirisnya lagi, saat kunci kontak sepedamotor yang diambil tadi dimintanya, BS malah tiba tiba mendorongnya hingga jatuh ke tanah dan pergi meninggalkannya. Tapi saat dirinya terjatuh, Doni mengatakan jika hape nya juga ikut terjatuh ke tanah dan langsung diambil BS.

Tak lama dari kejadian itu, Doni bertemu dengan Rudi, tetangganya. Doni pun meminta tolong padanya untuk ditemani meminta hape miliknya ke BS. Namun ketika Doni dan Rudi tiba di rumah BS, muncul masalah baru. Saat Doni meminta hape miliknya, BS malah tiba tiba mencekik lehernya dan menodongkan sebilah pisau ke lehernya. Doni pun mengaku saat itu kesakitan dibagian lehernya. Tak terima diperlakukan seperti itu, Doni mengatakan langsung membuat laporan pengaduan ke SPKT Polres Deliserdang. “Gak terima aku dicekiknya dan ditodongkan pisau”, kata Doni.

Sementara itu, saat ditanya kenapa laporan pengaduannya di Polres Deli Serdang hampir 3 tahun baru sekarang ditindaklanjuti proses pemeriksaannya?. Doni menjawab karena dirinya sempat mendekam di Lapas Kelas II B Lubuk Pakam selama 10 bulan karena laporan pengaduan BS. Usai menjalani hukuman, Doni mengaku merantau dan baru kembali. “Aku baru pulang merantau dan baru diperiksa juper untuk melengkapi berkas BAP”, kata Doni.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Deli Serdang, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung SIK melalui Kanit Idik 1 Satreskrim Iptu Randy Anugrah STrK saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan jika laporan pengaduan Doni Parhusip sudah diproses. “Sudah ditindaklanjuti itu dan memeriksa saksi saksi”, kata Randy. (yan)