Lokasi Kejadian

DELITUA-M24
Dunia pendidikan kembali tercoreng. Seorang guru menghajar siswanya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dengan rol (penggaris) hingga berkeping-keping.

Informasi dihimpun, peristiwa miris ini terjadi di Sekolah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Azizi Jln STM, Kel Sukamaju, Kec Medan Johor, Rabu (24/7) sekitar pukul 14:00 WIB. Ketika itu guru bahasa Indonesia berinisial MH SPd yang mengajar di kelas III melihat KW tidak mengikuti aturan sekolah. MH lalu mengambil rol kayu dan langsung dipukulkan ke KW. Tak tanggung, rol kayu yang digunakan MH memukul KW bahkan sampai patah-patah.

Peristiwa itu lantas sampai ke telinga orangtua KW. Tak terima, dr Nur Khairat (35), warga Kel Sukamaju, Kec Medan Johor melaporkan MH ke pihak kepolisian, Kamis (25/7) sekitar pukul 13:00 WIB. Laporan itu tercatat dengan nomor LP/K/VII/2019/SPKT/Sekta Delta.

“Keesokan harinya baru saya mengetahuinya, itu pun dari salah satu orangtua murid. Setelah mengetahui, baru saya tanya kepada anak saya. Karena anak saya mengamininya, saya pun langsung membuat laporan agar guru yang enggan minta maaf itu diproses demi hukum,” beber ibu korban di Mapolsek Delitua.

Loading...

Kapoksek Delitua, Kompol Efianto mengaku telah menerima laporan orangtua korban. “Korban sudah divisum,” ujarnya.

Sayang, ketika metro 24 hendak mengomfirmasi laporan korban, pihak sekolah Nurul Azizi enggan memberi keterangan. Bahkan Kepala Sekolah (Kasek) SD Nurul Azizi, Irwansyah SPd tak bersedia bertemu dengan wartawan Anda.

Awalnya staf di kantor kepala sekolah mengatakan jika pimpinannya sedang ada tamu. Ia pun meminta awak media menunggu. Namun informasi lainnya menyebut jika sang kasek sudah pergi. Ketika hal itu ditanyakan, staf menjawab ketus. “Ada tamu dan kalau Bapak mau pergi, silahkan saja,” ucap staf yang enggan menyebut namanya.

Informasi yang menyebut Kasek SD Nurul Azizi keluar sekolah ditegaskan seorang satpam sekolah. “Kepala sekolah pergi ke luar, Pak,” ucap satpam tersebut.

Terpisah, Kordinator Wilayah (KUPT) Dinas Pendidikan Kec Medan Johor, Rostiana Bru Ginting SPd yang dikonfirmasi mengaku segera menindaklanjuti informasi penganiayaan siswa di SD Nurul Azizi tersebut. “Saya tidak mengetahuinya. Namun saya segera cek kebenarannya. Kalau memang benar kejadiannya dan orangtua korban sudah melapor ke polisi. Kita segera panggil kepala yayasan dan kepala sekolah dan saat itu juga kita proses,” tegasnya, Jumat (26/7) sekitar pukul 11:30 WIB. (mehuli)