Tersangka yang diamankan.

LANGKAT-M24

Guru di SMAN 1 Besitang ini ditangkap petugas seusai berbelanja sabu.

Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kapolsek Gebang AKP Henri David Bintang Tobing, ketika dikonformasi M24 Minggu (17/2) mengakui penangkapan terhadap oknum guru tersebut.

Guru tersebut bernama Boy Edwin alias Bor (41), warga Komplek Perumahan Guru Sosial Batu Malenggang, Desa Batu Malenggang, Kec Hinai, Kab Langkat. Boy ditangkap di Jalan Sungai Pucuk Pekan Besitang, Dusun VIII, Desa Air Hitam, Kec Gebang, Kab Langkat Sabtu (16/2).

Loading...

Dijelaskannya, sore itu pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Dusun VIII, Desa Air hitam, sering terjadi transaksi sabu. Beberapa personil kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi dimaksud.

Setibanya di jalan depan AKR, sambung Henri, melintas sepeda motor Honda Vario BK 4513 PAN putih yang dikenderai Boy. Ketika hendak dihentikan, petugas melihat Boy menjatuhkan satu bungkus plastik klip kecil.

Petugas meminta Boy mengambil bungkusan itu. Setelah diambil dan dicek, ternyata bungkusan itu berisi sabu. Kepada polisi, Boy mengakui jika sabu seberat 0,41 Gram itu adalah miliknya.

Boy juga mengaku sabu dibelinya dari seorang wanita bernama Efi di Benteng, Desa Paya Perupuk, Kec Tanjung Pura, Kab Langkat, seharga Rp420 ribu.

Terpisah, Kepala SMAN 1 Besitang Dr Arya Darma tak menampik jika Boy Edwin adalah guru di sekolah mereka. Disebutkannya, Boy mengajar bidang studi ekonomi.

“Ya itu guru saya. Sabtu kemarin memang dia tidak masuk. Lalu saya dengar dia tertangkap masalah sabu. biarlah dia diproses hukum. Mengenai statusnya dipecat atau tidak, saya tidak tahu, itu kewenangan dari dinas,” ucap Arya yang dikonfirmasi via telpon. (rudi)