Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumut, Ari Wibowo.

MEDAN-M24

Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumatera Utara (Sumut) meminta organisasi perangkat daerah (OPD) memaksimalkan penyerapan anggaran pada sisa waktu tahun 2019.

Hal itu dikatakan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumut, Ari Wibowo, di Medan, Minggu (3/11).

“Kami meminta semua OPD di lingkungan Pemprov Sumut bisa lebih maksimal dalam menyerap anggaran tahun 2019,” katanya.

Loading...

Berdasarkan data yang dikutip dari laman Sumut Province, hingga 22 Oktober 2019 lalu, serapan anggaran tercatat baru 58,94 persen atau sekitar Rp 8,679 triliun dari total anggaran Sumut Rp14,726 triliun.

Beberapa OPD di lingkungan Pemprov Sumut yang bertanggung jawab terhadap proyek fisik, antara lain Dinas Bina Marga Bina Konstruksi, Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Penyerapan anggaran secara maksimal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat dengan mendapatkan hasil, manfaat serta mempunyai dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, termasuk mengurangi kemiskinan, pengangguran dan mendongkrak daya beli masyarakat,” bebernya.

Kendati demikian, Ari Wibowo menyebut, OPD yang memiliki program pekerjaan fisik harus bekerja ekstra cepat untuk meningkatkan progres sejumlah proyek fisik.

“Penyerapan anggaran yang relatif lamban dapat berdampak langsung bagi masyarakat dan membuat sejumlah program Pemprov Sumut menjadi tersendat. Pemprov Sumut maupun pemerintah kabupaten/kota di wilayah perlu memperbaiki dan memaksimalkan penyerapan anggaran di masing-masing OPD,” ungkapnya.

Jika tidak, Ari menambahkan, hal itu dapat berpengaruh pada kepercayaan publik terhadap kinerja kepala daerah.

Sebelumnya, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengaku telah mengetahui lambatnya penyerapan anggaran 2019.
Menurut Gubsu, adanya kelemahan dalam penyerapan anggaran.

“Idealnya memang tak seharusnya lambat penyerapan anggaran.

Kita akan melakukan kajian mengapa penyerapan anggaran selalu lambat. Tahun depan tak akan terjadi lagi,” katanya. (zul)