Lokasi kejadian

MEDAN-M24
Puluhan rumah dan warung internet (warnet) di kawasan Kampung Baru, Medan Maimoon mengalami kerusakan. Ratusan pengendara kreta (genk motor) mengamuk.

Sebanyak enam pemuda diamankan Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Medan Kota. Mereka diduga terlibat aksi pengerusakan rumah dan warnet, Rabu (8/5) dinihari.

Informasi dihimpun metro 24 di lokasi, pengerusakan itu terjadi di seputaran Jln Brigjen Katamso, Kec Medan Maimun (Kampung Baru), Medan. Awalnya, sekitar pukul 01:45 WIB, segerombolan remaja mengendarai kreta terlihat berkonovoi sekitar lokasi.

“Entah kenapa, tiba-tiba mereka melempari warnet dengan batu,” tutur Dodi, pemilik salah satu warnet yang jadi korban amuk genk motor.

Loading...

Tak pelak, lanjutnya, pengunjung dan penjaga warnet miliknya langsung kabur bersembunyi. Peristiwa itu mengundang perhatian warga yang mencoba menghentikan aksi genk motor yang didominasi kaum remaja tersebut.

Namun kedatangan warga mendapat perlawanan. Apalagi jumlah pelaku sangat banyak. Mereka juga membawa senjata berupa gir motor, rantai besi bahkan senjata tajam (sajam).

“Ada seratusan kalau nggak salah. Tapi kita nggak tahu apakah geng motor atau bukan. Namun pakaian mereka, seperti orang yang mau melakukan sahur on the road, karena bawa sarung dan lobe gitu,” sebutnya.

Beruntung, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Meskipun Dodi mengalami kerugian akibat sejumlah monitor komputer miliknya rusak. Belakangan diketahui jika Dodi tak sendiri menjadi korban.

“Info yang kami dapat ada 10 warnet yang mereka serang. Pascapenyerangan, pemilik (warnet) juga sudah langsung melaporkan ke kepolisian,” pungkasnya.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani yang dikomfirmasi menegaskan akan melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap para geng motor pembuat onar tersebut.

“Akan kita kejar kelompok orang yang membuat onar di bulan suci ramadan. Kita sudah mengerahkan anggota untuk turun ke lokasi kejadian begitu dapat informasi keributan ini,” tegasnya.

Hasil penyelidikan petugas di lokasi, lanjut Revi, selain warnet, genk motor tersebut juga melakukan pelemparan terhadap beberapa rumah di Jln Brigjen Katamso. Para pelaku diduga berasal dari Jln Delitua yang melintas ke Jln Brigjen Katamso.

Petugas juga sudah mengantongi identitas dan ciri-ciri anggota genk motor tersebut. “Makanya kita kerahkan semua personel dan berkordinasi dengan Polrestabes Medan dan Polsek terkait,” pungkasnya.

Petugas pun bergerak cepat. Enam orang diamankan Reskrim Polsek Medan Kota tak lama berselang. Panit Reskrim Polsek Medan Kota, AE Rambe menjelaskan, enam orang yang terduga anggota genk motor diamankan berdasarkan dua laporan warga ke pihak kepolisian.

“Keenam orang diduga anggota geng motor itu masih kita periksa intensif. Kita masih mengembangkan kasusnya untuk memburu pelaku lainnya. Sudah dua korban yang melapor,” jelasnya.

AE Rambe menambahkan, hasil penyelidikan dan interogasi, sebelum pengerusakan terjadi, sejumlah warga sedang nongkrong di depan warnet Jln Brigjen Katamso, Kec Medan Maimun. Saat itu melintas genk motor yang diteriaki oleh warga.

Tak lama berselang, genk motor tersebut balik dan langsung melakukan penyerangan hingga membuat pengunjung warnet berlarian menyelamatkan diri.

“Memang ada warga yang teriak, lalu gerombolan genk motor tersebut balik dan melakukan pelemparan,” pungkas Rambe. (ahmad)