Gelapkan Kreta Nenek-Nenek, Oknum PNS Dilapor Polisi

0
Korban di SPKT Mapolres Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI-M24

Lili Suryani, nenek berusia 50 tahun warga Jln KF Tandean Gang Alba Kel Bandar Utama, Kec Tebingringgi Kota, Kota Tebingtinggi, Senin siang (11/02) mendatangi Polres Tebingtinggi. Dia melaporkan, Hamdan, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tebingtinggi karena telah menggelapkan kretanya.

Modusnya, si PNS itu berpura-pura meminjam, tapi tak kunjung dikembalikan. Laporan dilayangkan lantaran si nenek kesal terhadap warga Jln Karya Jaya Kel Karya Jaya, Kec Rambutan, Kota Tebingtinggi itu.

Ceritanya, Jum’at sore (8/2) sekira pukul 18:30 WIB pelaku datang ke rumah korban untuk meminjam Honda Supra X 125 bernopol BK 5412 NV. Saat itu pelaku berpura-pura pinjam kreta dengan alasan mau membawa istrinya berobat. Merasa kasihan, korban memberikan kretanya. Begitu kunci diterima, pelaku langsung tancap gas. Saat itu, sama sekali tak terbesit di kepala nenek itu kalau kretanya bakal dilarikan. Karena antara korban dan pelaku saling mengenal.

Namun sampai malam tiba, pelaku belum juga kembali. Meski begitu, koban masih tetap sabar menunggu bercampur rasa was-was. Hingga keesokan harinya, pelaku belum juga mengembalikan kreta tersebut.Curiga, korban pun mencoba menghubungi pelaku melalui selulernya. Walau nada panggilan masuk, namun telepon tersebut tak kunjung diangkat.

“Capek kali saya menghubungi nomornya, tapi tak diangkat-angkatnya sampe akhirnya HP nya pun tak aktif lagi sampai sekarang ini,” jelas Lili.

Kesal, korban yang diantarkan keponakannya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Tebingtinggi guna melaporkan pelaku. Dan atas kejadian tersebut, korbanpun harus mengalami kerugian berkisar Rp9 juta. “Kasus ini telah ditangani Sat Reskrim Mapolres Tebingtinggi,” kata KSPT Mapolres Tebingtinggi, Iptu P Manurung kepada Kru M24. (agus)