JAKARTA,metro24.co- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Polres Jajaran pada bulan Juli 2020 ini berhasil ungkap kasus Kasus Narkoba menonjol, dengan barang bukti total Shabu 31,2 Kilogram; ganja 235 Kilogram; dan Ekstasi 2.823 butir melibatkan 22 orang tersangka yang salah satu di antaranya dilakukan tindakan tegas terukur karena melawan petugas.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di Taman Tower Eboni Apartemen 

Kalibata City Jl. Raya Kalibata Kel. Rajawali Kec. Pancoran Jakarta Selatan sering terjadi peredaran dan penyalahgunaan Narkotika.

Spontan, setelah dilakukan penyelidikan, pada hari Kamis, 16 Juli 2020 sekitar pukul 14.00 Wib, Tim berhasil menangkap tersangka IDR dengan barang bukti 2 (dua) buah plastik klip berisi sabu 1,02 gram.

Nah, dari hasil interogasi terhadap tersangka bahwa ia mendapatkan sabu dari tersangka RNY dan ED yang merupakan residivis kasus narkoba. Selanjutnya tim melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka  di Grogol Petamburan, Jakarta Barat dengan barang bukti sabu 5,50 gram dan 4 butir ekstasi.

Tak hanya sampai disitu, pengembangan berikutnya Tim berhasil menangkap tersangka dengan ARF dengan barang bukti sabu 102 gram serta tersangka GEO dengan barang bukti sabu 4.489 gram dan ekstasi 1.600 butir.

Ternyata dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka IDR, RNY, ED, dan ARF, bahwa pengendali peredaran barang dikendalikan oleh tersangka CF yang juga residivis narkotika.  Selain itu tim berhasil menangkap tersangka CF di Apartemen Mediterania Garden II, Tj. Duren, Jakarta Barat.

Hasil pemeriksaan terhadap tersangka GEO, bahwa barang bukti sabu dan ekstasi didapat dari DAE, napi Lapas Tangerang Baru, melalui kurirnya, sebelum diketahui identitasnya, yang bertemu dan diserahkan di sekitar Mall Tangerang City.

Selanjutnya Tim melakukan pengembangan dengan membawa tersangka GEO ke sekitar Mall Tangerang City, setelah di TKP tersangka melakukan perlawanan kepada petugas dan berusaha melarikan diri, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka, kemudian dibawa ke RS. Polri Kramat Jati, Jakarta Timur guna pertolongan, namun dalam perjalanan tersangka meninggal dunia.

Barang bukti yang disita

Dalam hal ini juga, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus juga mengatakan Jika Polres dan jajarannya telah mengungkap kasus yang menonjol, Kasubdit, Kasatresnarkoba Jakbar. Pengungkapan yang dilakukan Ditnarkoba PMJ bergrafik cukup tinggi.

Hal ini berdasarkan informasi masyarakat mengenai laporan kasus pengungkapan narkoba dan prostitusi. Hasilnya, ada penyelidikan sekitar pukul 14 siang  idr, bb 2 klip sabu sabu 1,02 gr sabu dan dikembangkan. 

Kegiatan operasional ini masih terus berjalani tidak akan pernah berhenti. Survailence, sebelumnya diungkap ada 200 kg serta  ada beberapa ratus kilo yang kita kembangkan. Diantaranya sabu sabu 21,2 kg, ganja 75 kg, ekatasi 23 000 butir. Subdit 3 ditnarkoba, sampai 16 – 18 juli ekst 1600 butir, 6 unit hp. 

Sedangkan para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Sub Pasal 111 ayat (2) Junto Pasal 132 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal penjara 5 tahun dan maksimal 20 tahun atau hukuman mati. (Ali/metro24)

◽Editor: Arpani