Ilustrasi. (foto: antara)

MEDAN, Metro24.co – Saat ini 10 orang dokter yang berada di garis depan penanganan virus corona (COVID-19) di Sumatera Utara (Sumut) telah gugur akibat terpapar virus asal Wuhan, China, tersebut.

Hari ini dokter ke-10 yang gugur akibat positif corona adalah dokter senior yang merupakan ahli bedah, dr Ahmad Rasyidi Siregar SpB, yang meninggal di RS Siloam, Jalan T Imam Bonjol, Medan.

Saat ini, dua orang dokter yang juga profesor juga terkonfirmasi positif corona. Keduanya adalah Prof BL SpA dan Prof GDT SpA (K). Informasi ini dibenarkan juru bicara (jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah. “Ya benar,” jawabnya singkat kepada wartawan, Selasa (4/8/2020).

Dokter Aris Yudhariansyah yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut tak menyebutkan di rumah sakit mana kedua profesor itu dirawat. Namun Aris mengatakan, meski banyak tenaga ahli kesehatan yang terpapar corona, namun pelayanan masih terkendali. “Sudah banyak tenaga ahli yang kena (COVID-19). Tapi saat ini pelayanan masih terkendali,” tegasnya.

Terkait masih tingginya angka jangkitan corona di Sumut, Aris pun meminta masyarakat semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan. Hal ini selain untuk memutus rantai penularan, juga untuk mengurangi beban dari tenaga kesehatan. “Dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin, akan dapat mengurangi beban tugas tenaga medis dalam melakukan perawatan pasien Covid-19,” tukasnya. (red/mbd/metro24.co)