Dua Pelaku Jambret saat di Polsek Percut Seituan

PERCUT-M24
Sekujur tubuh dihiasi tato. Mungkin begitulah tren bandit jalanan untuk menunjukkan kesangaran dirinya. Tapi kesangaran dua sekawan ini spontan redup begitu keduanya digebuki massa yang ternyata lebih sangar dari mereka.
Aksi massa terjadi lantaran kedua pemuda beratato itu tertangkap basah merampas handphone (HP) dari dashboard kreta Yamaha Mio Soul yang ditunggangi seorang ibu rumah tangga bernama Rini (38) warga Jln Jumadi, Kec Medan Timur.
Kedua pelaku adalah Pabeng Pandiangan (27) warga Jln Tobanauli Medan dan Rian Saragih (29) warga Sidikalang.
Keterangan dihimpun metro24, aksi kejahatan Pabeng dan Rian berlangsung Rabu (9/1) sekira pukul 14:00 WIB. Siang itu, Rini baru saja menjemput anaknya pulang sekolah. Dengan tunggangan kreta Yamaha Mio, ibu dan anak itu segera menuju rumah melintasi Jln Bhayangkara Medan.
Diduga, di tengah perjalanan Rini sudah dibuntuti dua pemuda yang berboncengan kreta Honda Beat Pop BK 5921 AHM. Melihat korban meletakkan HP Xiomi warna hitam di dalam bashboard kreta, persis di persimpangan kawasan SPN Sampali Medan, salah seorang pria merampas HP tersebut. Kedua pelaku kemudian langsung tancap gas menuju ke Jln Bilal Medan.
Namun sial, saat memacu kreta, setiba di depan sekolah Muhammadiyah di sekitaran Jln Bilal Medan, kondisi cukup ramai dan padat. Kedua pelaku terpaksa mengurangi kecepatan karena sejumlah pelajar hendak menyeberang jalan. Karena gugup, kreta pelaku justru terjungkal. Beberapa warga yang mengetahui aksi kejahatan kedua pelaku langsung menghakimi. Kedua pelaku babak belur digebuki.
“Saya tidak tahu kalo kawan saya (si Rian, red) ini menjambret HP. Makanya ketika ramai anak sekolah menyebrang jalan, saya berhenti saja dan saat itu saya karena yang tak merasa bersalah saya gak lari,” kilah Pabeng saat diinterogasi polisi.
Personil Polsek Medan Timur yang mendapat laporan segera menuju ke lokasi dan mengamankan kedua pelaku. Selanjutnya mereka menghubungi pihak Polsek Percut Seituan karena TKP berada di eilayah hukum bersangkutan.
Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu MK Daulay kepada metro24, mengatakan, kedua tersangka dan barang bukti berupa sepeda motor dan HP korban telah diamankan. “Korban juga sudah kita arahkan membuat laporan pengaduan,” kata Daulay. (irwan)

Editor : Donny