Kedua terdakwa mendengarkan vonis hakim.

PN MEDAN-M24

Dua warga Tanjung Morawa, Deliserdang, Ari Gunawan alias Panjang (22) dan Muhammad Said Siregar alias Said (27) dihukum masing-masing selama 12 tahun penjara. Keduanya dinyatakan terbukti mengedarkan narkotika jenis sabu seberat 98,77 gram.

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada kedua terdakwa masing-masing selama 12 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 4 bulan kurungan,” kata Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik di ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (18/2) sore.

Majelis Hakim berpendapat, perbuatan kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Loading...

Putusan itu sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan. Menanggapi putusan tersebut, terdakwa dan JPU sepakat menyatakan pikir-pikir.

Dalam dakwaan JPU, awalnya petugas kepolisian mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seorang penjual sabu di sebuah rumah Jln Bandar Labuhan Komplek Puskopabri Blok A No 09, Desa Bandar Labuhan, Kec Tanjung Morawa, Kab Deliserdang.

Pada Senin tanggal 23 Juli 2018 sekira pukul 10.30 WIB, terdakwa Said mengatakan kepada terdakwa Ari bahwa ada orang Batubara yang mau membeli sabu satu bungkus dengan uang tunai.

“Sekira pukul 15.20 WIB, Ari datang ke rumah Said. Disitu, Ari menyerahkan satu plastik bening tembus pandang yang berisi sabu kepada Said,” ucap JPU Randi.

Saat itu, calon pembeli yang menyamar permisi kepada Said untuk pergi menjemput temannya dari Batubara. Kemudian, Said menyerahkan sabu tersebut kepada calon pembeli.

“Namun, ternyata calon pembeli merupakan polisi yang menyamar sehingga kedua terdakwa langsung diamankan berikut barang bukti sabu seberat 98,77 gram,” pungkas JPU dari Kejatisu tersebut. (ansah)