ilustrasi

KISARAN-M24

DPRD Kab Asahan mengusulkan pemanggilan Wakil Bupati Asahan, H Surya yang merupakan mantan Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Asahan. Pihak legislatif memintanya untuk memberikan penjelasan, terkait tidak disalurkannya dana BAZNAS selama 4 tahun.

“Saya akan usulkan ke pimpinan DPRD Asahan, agar Wakil Bupati Asahan, H Surya dipanggil,” kata anggota Fraksi Demokrat DPRD Asahan, Budianto Lubis, Senin (11/3).

Menurutnya, tidak menjadi alasan penyaluran dana BAZNAS terhenti selama 4 tahun karena tidak terbentuknya pengurus sejak 2014. Sementara pengutipan terus dilakukan setiap tahunnya oleh BAZNAS.

Loading...

“Ini tidak logis, siapa yang bertanggung jawab. Penyaluran berhenti, sementara pengutipan tiap bulan dari PNS di Kab Asahan terus berjalan. Belum lagi pengutipan zakat harta pejabat yang setiap 27 Ramadhan dikutip di rumah Dinas Bupati Asahan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Budianto, DPRD Asahan juga akan meminta penjelasan dari Surya soal deposito dana Baznas di Bank. “Apakah dananya masih utuh atau tidak. DPRD Asahan perlu tahu, karena persoalan ini menyangkut dana umat,” ujarnya lagi.

Sedangkan Ketua Lembaga Pengawas Aparatur Negara dan Swasta Kab Asahan, Zainul Azhar meminta dilakukan audit dana Baznas saat dipimpin Wakil Bupati Asahan, H Surya. “Kami minta dana Baznas segera diaudit, dan hasilnya itu diumumkan kepada publik,” pintanya.

Begitujuga pengutipan dana Baznas yang terus dilakukan, sementara kepengurusan sudah 4 tahun berakhir.
“Kalau perlu kita akan melakukan demo, agar dia memberikan penjelasan kepada publik soal dana Baznas yang katanya telah mengendap sebanyak puluhan miliar di salah satu bank di Kab Asahan,” sebutnya.

Informasi mengendapnya dana Baznas Asahan terungkap dari pengakuan mantan Bendahara Baznas Asahan, Syahrizal. Dari keterangannya, ada sekitar puluhan miliar dana tersebut mengendap di salah satu bank di Asahan sejak tidak disalurkan tahun 2014 sampai sekarang.

“Setidaknya deposito dana ZIS Asahan mencapai Rp20 miliar. Dengan masa berakhir jabatannya sebagai Bendahara tahun 2014, saldo dana Baznas Asahan sekitar Rp13 miliar lebih. Jumlah itu akan terus bertambah dari pemasukan zakat profesi jajaran PNS Pemkab Asahan, yang dikutip tiap tahunnya Rp2 miliar,” bebernya. (deddy)