Korban perampokan.

LUBUKPAKAM-M24

Ganda Sahputra (16) warga Gang Pembangunan I Desa Sekip, Kec Lubuk Pakam kehilangan Honda Beat yang baru 1 bulan dikredit. Informasinya, kreta tersebut dilarikan 4 orang pria tak dikenal dari dekat supermarket Suzuya Tanjung Morawa, Kamis (7/2) malam.

Kejadian itu terjadi di sekitar lokasi taman hutan kota di Desa Jati Sari, Kec Lubuk Pakam. Korban yang saat itu melintas di lokasi dipepet 4 pria yang saling berboncengan mengendarai Honda Vario dan Yamaha Mio. Korban pun kaget dan spontan menghentikan laju kretanya.

Salah seorang pelaku turun dan menghampiri korban sembari mengatakan jika adiknya yang dipukuli korban dalam kondisi kritis di rumah. Korban pun mendadak bingung, soalnya dia merasa tidak pernah memukuli orang. Sangkin gugupnya korban yang terus disudutkan posisi nya mau saja menuruti permintaan pelaku. Dengan dalih minta pertanggungjawaban, pelaku mengajak korban kerumahnya.

Loading...

Namun setibanya di Jalinsum dekat supermarket Suzuya Tanjung Morawa, korban disuruh turun. Seketika itu pula lah tengkuk korban ditepuk sekali hingga korban jadi linglung dan ditinggal. “Aku gugup bang dituduh mukuli orang. Aku terpaksa ikut karena diancam mau dipukuli kalau tak ikut,” kata Ganda.

Dalam kondisi itu korban hanya bisa berpikir pulang ke rumahnya. Dari lokasi kejadian itu korban berjalan kaki hingga ke Simpang 4 Timbangan Kel Cemara, Kec Lubuk Pakam. Dari situ korban kemudian menumpang becak bermotor menuju Desa Sekip. Tiba di rumahnya korban baru tersadar setelah ditanya orangtuanya dimana kreta. “Setelah sampai di rumahlah aku tahu kalo kretaku hilang bang,” sebut Ganda didampingi orangtuanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Bayu Putra Samara saat dikonfirmasi, Jum’at (8/2) mengatakan jika pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait yang dialami korban. “Masih dalam proses penyelidikan,” katanya. (yan febri)