Kondisi korban penganiayaan.

DELITUA-M24

Dituduh mencuri, F (17), dihajar puluhan pemuda. Penganiayaan membuat ia menderita luka di perut, kedua kaki, punggung, kening dan mata.

Ditemui di Polsek Delitua, Kamis (7/2) sekira pukul 17.40 WIB. Peristiwa yang dialami remaja yang tinggal di Jalan Polonia, Kel Polonia, Kec Medan Baru, ini terjadi, Senin (28/1) sekira pukul 21.00 WIB.

Saat itu, tak jauh dari rumahnya, dia didatangi 2 orang pemuda menggunakan sepeda motor jenis metic. Salah satu pelaku yang diketahui berinisial A (16), mengajak korban ke Pasar 1 Jalan Setia Budi Medan. Karena takut, korban naik sepeda motor pelaku. Melihat korban sudah naik, salah satu pelaku naik ke sepeda motor, sehingga posisi korban berada di tengah sepeda motor.

Loading...

Begitu melewati Jalan Setia Budi, korban meminta berhenti. Namun kedua pelaku tidak mengindahkan. Korban pasrah. Begitu tiba di Jalan Pintu Air IV, laju sepeda motor tiba tiba berhenti. Salah satu pelaku lari ke dalam warnet.

Tak lama, dari warnet keluar beberapa orang. Korban dihajar. Lalu diseret ke lokasi sepi. Di lokasi sepi, puluhan pemuda kembali menghajar korban menggunakan bambu, kabel kopling sepeda motor, disiram air kencing, disulut api rokok. Korban juga dipaksa membuka pakaian. Akibatnya, korban mengalami luka dan berdarah.

Warga sekitar yang melihat penganiayaan itu mendatangi lokasi kejadian. Begitu didatangi, puluhan pemuda pergi meninggalkan lokasi. “Saya diselamatkan warga sekitar dan diantar pulang ke rumah,” ujar.

Felorida (48), ibu korban mengaku terkejut dan langsung menangis saat melihat tubuh anaknya penuh luka. “Saya tak terima anak saya dihajar dan dituduh mencuri uang Rp100 ribu. Sebab anak saya tidak pernah mencuri dan korban pelajar SMP,” ujar Felorida.

Kapolsek Delitua Kompol Efianto, mengatakan salah satu pelaku telah diamankan. “Kita sedang mengejar teman-teman pelaku yang lain. Sebab kita sudah mengantongi nama-nama pelaku,” ujar Efianto. (mehuli)

editor: juni ardi tanjung