Kondisi korban

DELITUA-M24

Enos Tarigan (35) jadi urusan pihak kepolisian. Warga Jln Bunga Rampe III, Kel Simalingkar B, Kec Medan Tuntungan ini menebas tangan Hardiman Marbun (49) yang tak lain tetangganya.

Ceritanya berawal Marbun mendatangi rumah kakak Tarigan, Kamis (5/7). Marbun mengatakan jika Tarigan telah mencuri anjing miliknya. Setelah menyampaikan keluhannya, Marbun pun pulang.

Tak lama, Tarigan tiba di rumah kakaknya itu. Ia pun langsung dimarahi. Tarigan yang kebingungan lalu meminta kakaknya menjelaskan duduk masalah. Sang kakak lantas menceritakan kedatangan Marbun yang menuduh ia telah mencuri anjingnya.

Loading...

Sontak Tarigan emosi dan mencari keberadaan Marbun yang berada di perladangan. Begitu bertemu keduanya terlibat adu mulut dengan sengit. Tarigan yang sudah pitam memukul kepala Marbun dengan gagang parang sepanjang 40 cm.

Namun korban tetap menuduh pelaku yang mencuri anjing miliknya. Tak pelak, pelaku menebas tangan korban hingga nyaris putus. Darah segar pun muncrat. Melihat korban mandi darah sembari menggendong tangannya, pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

Peristiwa itu pun dilaporkan ke pihak kepolisian yang langsung mengejar pelaku. Ternyata setelah menebas tangan korban, pelaku singgah ke warung dan memesan kopi. Pelaku juga sempat menumpang ke kamar mandi rumah warga untuk menyuci tangannya yang berlumuran darah.

“Sore setelah kejadian saya diamankan polisi di warung kopi Bang. Saya tidak terima dituduh mencuri anjing korban. Walau sudah saya katakan, saya tidak ada mencuri anjing, korban tetap ngotot, sehingga saya naik darah,” aku pelaku di Mapolsek Delitua, Senin (8/7).

Kapolsek Delitua, Kompol Efianto mengatakan pihaknya sudah menangani kasus penganiayaan tersebut. “Pelaku sudah kita amankan dan korban saat ini dirawat di Rumah Sakit Adam Malik Medan,” ujarnya. (mehuli)