Direktur Lembaga Lingkungan Hidup Ardindo, Fachroel Rozi SH. (foto: ist/metro24.co)

MEDAN, Metro24.co – Direktur Lembaga Lingkungan Hidup Ardindo, Fachroel Rozi SH, mendukung langkah pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yang akan membangun fasilitas pengolahan limbah B3 di Kabupaten Batubara pada 2021 mendatang.

“Sudah selayaknya limbah di Sumut dikelola di Sumut, selain menaikkan prekonomian masyarakat juga dapat menjadi sumber PAD bagi pemerintah , juga membantu perusahaan penghasil limbah B3 dan rumah sakit yang menghasilkan limbah medis dalam mengelola limbahnya,” katanya, Selasa (10/3/2020).

Selama ini sebagian besar limbah yang dihasilkan di kirim ke pulau Jawa untuk dimusnahkan, sehingga menimbulkan cost tinggi dan memberatkan pihak penghasil limbah.  Demi terwujudnya Lingkungan yang asri dan berjalannya regulasi secara baik, sudah saatnya Pemprovsu mengambil langkah untuk membangun pengelohan limbah industri yang dikelola secara profesional,” tambahnya.

Fachroel Rozi mencontoh di Kota Batam, mereka membangun di satu daerah yang bernama kawasan Pengelola Limbah Industri (KPLI) yang di huni oleh perusahaan pengumpul, pemanfaat dan pemusnah limbah B3 yang dihasilkan oleh industri yang ada di Kota Batam.

“Kenapa di Provinsi Sumatera Utara tidak ada lokasi seperti itu? Padahal kawasan industri cukup banyak. Sudah saatnya Provinsi Sumatera Utara memiliki satu kawasan pengelolaan limbah industri B3 yang dikelola secara profesional dan bekerja sama dengan perusahaaan pengelola limba B3 yang ada di Sumatera Utara,” imbuhnya.

“Kami dari Ardindo Sumut sangat mendorong dan mengapresiasi rencana Pemprovsu untuk membangun pengelolaan limbah di Sumatera Utara, demi tercapainya lingkungan yang asri, bersih, terbebas dari polusi dan pencemaran limbah,” pungkasnya. (ht/metro24.co)

Editor: H Talib