drg.Irna Meliala, Rabu (8/4/2020), saat meninjau langsung kesiapan Tim Medis Puskesmas Berastagi, di Jalan Jamin Ginting, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sebutkan seorang warga Karo terpapar positif corona. foto gogobarus/metro24.Co.

KARO, Metro24.Co – Salah seorang warga Berastagi berjenis kelamin Perempuan dinyatakan positif terjangkit Virus Corona Covid -19, yang sekarang dalam perawatan di Rumah Sakit (RS) Columbia Medan.

Hal ini terungkap berdasarkan konfirmasi dari Wakil Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid -19 Karo, drg.Irna Meliala, Rabu (8/4/2020), saat meninjau langsung kesiapan Tim Medis Puskesmas Berastagi, di Jalan Jamin Ginting, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

“ Memang kemarin kita ada mendapatkan update dari provinsi, ada satu warga kita yang positif. Setelah kita koordinasi, ternyata warga tersebut sudah dirawat di Rumah Sakit Columbia di Medan.

Kemudian, langsung kita hubungi rumah sakit, dan benar ada satu warga kita yang dirawat dan hasilnya positif,” ujarnya.

Sesuai keterangan keluarganya Pasien, beliau mempunyai riwayat berpergian selama 3 minggu ke Surabaya dan kembali ke Berastagi Kab.Karo pada pertengahan Maret 2020. Kemudian, dengan kesadaran sendiri melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Setelah melakukan isolasi, mulai muncul gejala batuk dan demam sehingga pada 31 Maret 2020, pihak keluarga membawa Pasien untuk dirawat di RS Columbia tanpa melaporkan ke Dinas Kesehatan Kab.Karo.

Ini sungguh mengejutkan karena selama ini ke Dinas Kesehatan Kab.Karo maupun ke Dinkes Provsu selalu kordinasi terkait wabah ini. Apalagi hingga 6 April dengan pasien dengan status PDP nihil. Ini dibuktikan dengan data Peta Sebaran Covid-19 Provsu pada 6 April PDP Karo masih kosong.

Namun pada 7 April, dari HasilRT-PCR Pasien tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 dari RS Columbia, dengan keadaan yang sudah mulai membaik.

“Saya tadi sempat melakukan video call dengan pasien, dan keadaanya terlihat sudah mulai membaik, “ujarnya.

Maka Dinas Kesehatanbersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, setelah mendapat Informasi Pasien terkonfirmasi positif sejak 7
April, melakukan pelacakan orang-orang yang mempunyai riwayat kontak dengan Pasien tersebut, guna mencegah penyebaran.

“Beruntung, setelah dilakukan Rapid Test, sejumlah keluarga yang memiliki riwayat kontak dengan Pasien Negatif. Meski demikian, keluarga ini diwajibkan melakukan karantina mandiri terlebih dulu,“ papar Irna.(GO2).

 

Editor : S Tandang