Jasad M Aditya Chaniago

BELAWAN-M24

Diputus pacar memang menyakitkan. Tapi bukan berarti jadi gelap mata hingga kemudian nekat mengakhiri hidup. Kenekatan M Aditya Chaniago (23), ini setidaknya bisa jadi pembelajaran bagi kaum milenial. Sayangilah nyawa, jangan bertindak nekat hanya karena cinta!

Tragis memang nasib Aditya. Pemuda ganteng ini tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya di Jln Pusara, Blok B, Ling V Kel Belawan Sicanang, Kec Medan Belawan, Selasa (2/4) malam. Aditya nekat mengakhiri hidup akibat diputus cinta oleh pacarnya, Lia (20).
Kematian korban pertama kali diketahui Ahmad Tanjung. Sang ayah malam itu ingin ke kamar mandi. Namun langkah Ahmad Tanjung terhenti lantaran pintu kamar mandi terkunci dari dalam.

Saat itu yang berada di dalam kamar mandi adalah Aditya. Lama ditunggu, Aditya tak kunjung keluar. Ahmad pun curiga. Penasaran, Ahmda lantas mencobrak pintu kamar mandi.

Loading...

“Masya Allah… saya lihat dia (Aditya, red) sudah dalam kondisi tewas tergantung. Lehernya terjerat tali nilon,” kata Ahmad yang sempat syok menyaksikan putranya itu gantung diri.
Spontan pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap itu teriak hingga mengusik anggota keluarga lainnya.

Sama seperti Ahmad, begitu menyaksikan jasad korban sontak keluarga lainnya histeris. Berbilang menit, peristiwa ini mengundang kehebohan warga sekitar.

Petugas Polsek Belawan yang mendapat laporan peristiwa ini segera datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah memeriksa kondisi jasad korban, disimpulkan jika tidak ada tanda-tanda kekerasan.

Di hadapan polisi, Ahmad Tanjung mengaku sama-sekali tak menyangka jika putranya melakukan aksi nekat gantung diri. Dia pun menduga kenekatan Aditya berlatar putus cinta.
Menurut Ahmad, selama ini putranya menjalin hubungan asmara dengan seorang perempuan bernama Lia. Belum lama ini, korban putus dengan sang pacar.

“Anak saya ini diputusin pacarnya, jadi saya menduga dia (korban) stress. Makanya dia nekat bunuh diri. Kami tidak ingin jenazahanya diotopsi, karena memang dia murni bunuh diri,” kata Ahmad yakin.

Polisi pun memenuhi permintaan pihak keluarga untuk tidak mengotopsi jasad korban. Syaratnya, pihak kelurga membuat surat pernyataan tidak keberatan atas kematian korban.
Usai olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi berikut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi, polisi pun menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka dan dilakukan proses pemakaman.

Kapolsek Belawan, Kompol Safarudin Tama Siregar SH, yang dikomfirmasi metro24, pasca kejadian mengatakan, pihaknya sudah menangani kasus bunuh diri tersebut. “Dari pengecekan yang dilakukan, tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

Keterangan dari keluarga, korban bunuh diri karena diputus pacar. Pihak keluarga menolak jasad korban untuk divisum dan telah buat surat pernyataan tidak keberatan, jadi ya kita serahkan langsung,” kata Safarudin. (syamsul)