korban

DELITUA-M24

Honda Beat warna merah BM 6174 UY milik Niat Eviana (23) warga Kota Pasir Pangareyan, Kec Ramba Hilir, Kab Rokan Hulu, Riau kandas di Pajak Melati Jln Flamboyan Kel Tanjung Selamat, Kec Medan Tuntungan.

Honda Beat tersebut dilarikan kenalan barunya, GN (24). Begini ceritanya broo, Sabtu (31/5) sekira 10.00 WIB korban pergi ke Pajak Melati hendak berbelanja. Namun laju kreta yang ditungganginya dihentikan GN. Karena kenal, korban pun berhenti. Begitu berhenti, GN pun ikut bersama korban ke Pajak Melati. Tiba di Pajak Melati, GN meminjam kreta tersebut dengan alasan hendak menjumpai teman di sekitar Pajak Melati.

Karena segan dan melihat tingkah GN baik. Korban pun memberikan kunci kontak kretanya dengan perjanjian sebentar saja. Begitu kreta diberikan, GN pun pergi ke arah Sunggal.

Loading...

Selesai berbelanja, korban menghubungi nomor GN. Namun nomor GN tidak aktif lagi. Setelah 3 jam menunggu, korban pulang ke rumah keluarganya. Tiba di rumah korban pun menceritakan kejadian yang menimpanya.

“Pelaku GN pria baru saya kenal di kampung. Begitu jumpa di Medan, pelaku menyetop saya dan kami pun bersama ke Pajak Melati,” beber ibu 1 anak ini saat di Polsek Delitua, Selasa (11/6) sekira 15.30 WIB.

Sementara M Boru Manurung (25) kakak korban mengaku, kalau adiknya datang ke Medan bertujuan untuk mencari kerjaan. “Di dalam jok kreta ada dompet berisikan uang Rp700 ribu, STNK, SIM C dan KTP,” katanya.

Kapolsek Delitua, Kompol Efianto membenarkan laporan korban dan berjanji segera memprosesnya. (mehuli)