Danlantamal memaparkan penyeludupan ayam

BELAWAN-M24

Petugas Tim Fleet One Quick Response (F1QR) dari Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal I) menggalkan penyelundupan 88 ekor ayam jago berasal dari Thailand.

Komandan Lantamal I, Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid, Rabu (7/8) memaparkan unggas senilai ratusan juta rupiah itu diangkut dengan kapal kayu tonase 10 GT. Penangkapan dilakukan itangkap di Perairan Aceh Tamiang.
Petugas juga mengamankan 2 orang awak kapal, masing-masing berinisial FH alias Izal (24) dan AA alias Lambak (17). Keduanya warga Kampung Baru, Kec Seruwai, Kab Aceh Tamiang.

Sebelum dilakukan penangkapan, Tim F1QR melakukan koordinasi dengan Posal Pangkalan Susu dan KRI Siada-862 yang sedang patroli di Perairan Aceh.
“Kita mengintai ini ada lebih kurang satu bulan. Kita lakukan pengintaian dengan menggunakan kapal kayu, akhirnya kita tangkap,” jelas Danlantamal didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan.

Loading...

Proses penyelundupan ini, kata Abdul Rasyid, sebelumnya diangkut dengan kapal nelayan berukuran 40 GT. Dari tengah laut, barang selundupan ini dilansir dengan 5 kapal kecil ukuran 10 GT.

“Untuk kasus ini, kita masih melakukan pengembangan di lapangan untuk mengungkap siapa pelaku utamanya,” ungkap Abdul Rasyid.
Untuk menindaklanjuti kasus ini, pihaknya akan melimpahkan hewan unggas ke Karantina Hewan. Karena takut dikhawatirkan adanya bibit penyakit yang disebar dari ayam tersebut.

Tersangka yang kita amankan telah melanggar Pasal 5 UU No.16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Di tempat yang sama, Kabid Karantina Hewan, Widodo, mengatakan pihaknya akan mengecek kesehatan ayam tersebut. Untuk tindajalanjut hewan ini bisa saja dilakukan penitipan atau pemusnahan. (syamsul)