Tersangka diamankan polisi

TANJUNGBALAI-M24

Satresnarkoba Polres Tanjungbalai mengamankan pasangan suami istri (pasutri) karena terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Keduanya ditangkap di kediamannya Jln MT Haryono Gg Pandan, Kel Selat Tanjung Medan, Kec Datuk Bandar Timur, Tanjungbalai, Rabu (21/8) sekitar pukul 18.30 WIB.

Mereka adalah Haidir Manurung (48) dan Indriati (53). Dalam penggerebekan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Tanjungbalai menemukan 13 paket plastik berisi sabu dengan berat kotor 3,71 gram dari rumah tersangka. Ada juga 1 unit handpone, uang Rp70 ribu, 2 lembar tisu warna putih, 1 tas kain warna oranye, 1 kotak rokok merk Sampoerna, 1 pipet sebagai sendok, 1 box plastik warna kuning merk forvita dan 2 bal plastik kecil transparan.

“Tersangka Hàidir Manurung ini merupakan residivis dalam kasus narkoba dengan Vonis tujuh tahun penjara dan pada 2017 telah bebas dari lembaga pemasyarakatan,” ucap Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai SH MH didampingi Kasat Narkoba AKP Ras Juna Tarigan, Kamis (22/8).

Loading...

Hasil pengembangan, petugas meringkus bandar narkoba Hasman(53) di rumahnya Jln Yos Sudarso, Link II Kel Sei Merbau, Kec Teluk Nibung, Tanjungbalai pada hari yang sama, sekitar pukul 20.45 WIB.

Petugas sempat mengalami kesulitan saat akan meringkus Hasman, karena rumah tersangka dalam keadaan terkunci. Tim Opsnal Narkoba yang dipimpin KBO Narkoba Ipda Eko Adhy berkordinasi dengan Kepling setempat untuk masuk ke dalam rumah dan tersangka ditemukan bersembuyi di atas asbes rumahnya.

Petugas yang menggeledah seisi ruangan menemukan satu bungkusan plastik berisi sabu seberat 1,94 gram yang disembunyikan di celah dinding papan rumahnya.

“Saat ini ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan lanjutan di Satresnarkoba Polres Tanjungbalai. Mereka dijerat dengan Pasal 112, 114 dan 132 UU Narkotika tahun 2009 dengan pidana penjara di atas lima tahun,” tutup Irfan. (surya)