Kondisi bayi saat ditemukan

TEBINGTINGGI-M24

Bayi perempuan ditemukan di areal kebun sawit milik PT Paya Pinang Grub, Senin (17/6). Saat ditemukan, bayi tersebut dibungkus seragam berlogo Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ketika ditemukan, bayi tersebut masih bernyawa. Tali pusarnya masih menempel. Bayi yang terbungkus seragam SMPN 7 Tebing Tinggi tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang karyawan kebun, Indra Syahputra (42), warga Pondok 2, Kebun Paya Pinang, Kec Tebing Syahbandar, Kab Serdang Bedagai (Sergai).

Ia sedang memanen kelapa sawit yang berada di Afdeling I Kebun Paya Pinang, Desa Paya Pinang, Kec Tebing Syahbandar, Kab Sergai.

Loading...

Indra terkejut karena mendengar tangis bayi di areal kebun kelapa sawit. Diliputi rasa ketakutan, dirinya mencoba mencari asal suara tangis bayi,.

Akhirnya Indra menemukan jika sumber suara itu berasal dari bayi yang terlentang. Posisinya di bawah pohon sawit. Sebagian tubuh bayi sudah dikerumini semut rang-rang. Indra bergegas mengangkat bayi tersebut. Semut-semut di tubuh bayi dibersihkannya.

Selanjutnya bersama teman-temannya, ia membawa tersebut ke Klinik Perkebunna Paya Pinang. Setelah dilakukan perawatan medis beberapa jam oleh bidan desa, kondisi bayi normal dan sehat dengan berat badan 2,8 kg dan panjang 47 cm.

Pihak manajemen kebun Paya Pinang Pinang lalu memberitahukan temuan bayi tersebut kepada Polsek Tebing Tinggi. Lalu dilanjutkan ke Polres Tebing Tinggi. Tim Inafis yang tiba di lokasi selanjutnya melakukan olah TKP.

Kanit Reskrim Polsek Tebing Tinggi, Iptu Muhammad Amin, menduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh ibunya karena merupakan hasil hubungan gelap orang tuanya.

“Sejumlah saksi sedang kita periksa untuk upaya mencari orang tua bayi tersebut,” jelasnya. (agus)